Pesan Natal Trump Sarat Nuansa Politik, Oposisi Jadi Sasaran Sindiran

JurnalPatroliNews – AS – Ucapan Natal Presiden Amerika Serikat Donald Trump tahun ini tidak sepenuhnya diwarnai pesan damai. Dalam pernyataannya, Trump justru menyelipkan kritik tajam kepada kubu oposisi, khususnya Partai Demokrat, dengan bahasa yang menuai perhatian publik.

Melalui unggahan di platform X pada Kamis, 25 Desember 2025, Trump menyebut lawan politiknya sebagai kelompok “kiri radikal” yang dinilainya gagal melemahkan Amerika Serikat.

“Selamat Natal untuk semua orang, termasuk kelompok kiri radikal yang berusaha menghancurkan negara kita, tetapi tidak berhasil,” tulis Trump dalam unggahannya, yang dikutip Jumat (26/12/2025).

Selain melontarkan sindiran politik, Trump juga memanfaatkan momentum Natal untuk menyoroti sejumlah klaim keberhasilan pemerintahannya. Ia menyatakan bahwa Amerika Serikat telah keluar dari persoalan perbatasan terbuka dan lemahnya penegakan hukum yang selama ini menjadi sorotan.

Trump turut memuji kondisi ekonomi nasional yang menurutnya berada dalam performa terbaik. Ia menyinggung rekor pasar saham dan dana pensiun 401K, rendahnya tingkat kriminalitas, serta inflasi yang diklaim terkendali.

“Kita mencatat pertumbuhan PDB sebesar 4,3 persen, dua poin lebih tinggi dari perkiraan. Pasar saham dan dana pensiun mencapai rekor, kejahatan berada pada titik terendah dalam beberapa dekade,” tulisnya.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah kritik Partai Demokrat yang mempertanyakan kinerja ekonomi pemerintahan Trump, khususnya terkait tekanan biaya hidup dan laju inflasi.

Data Departemen Perdagangan Amerika Serikat yang dirilis sehari sebelumnya menunjukkan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,3 persen pada kuartal ketiga, tertinggi dalam dua tahun terakhir. Namun, pada saat yang sama, indeks harga pembelian domestik tercatat naik menjadi 3,4 persen, lebih tinggi dibandingkan 2,0 persen pada kuartal sebelumnya.

Menutup pesan Natalnya, Trump kembali menegaskan keberhasilan kebijakan tarif dan sektor keamanan nasional. Ia mengklaim kebijakan perdagangan telah memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi dan memperkuat posisi Amerika di mata dunia.

“Kebijakan tarif telah menghasilkan triliunan dolar pertumbuhan dan kemakmuran, serta menghadirkan sistem keamanan nasional terkuat yang pernah kita miliki. Amerika kembali dihormati. Tuhan memberkati Amerika,” tutup Trump.