Pidato Prabowo soal PDIP Dinilai Sarat Makna Politik

JurnalPatroliNews – Jakarta – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang memberikan apresiasi kepada PDI Perjuangan (PDIP) karena memilih berada di luar pemerintahan dinilai memiliki makna politik yang lebih luas.

Analis komunikasi politik Hendri Satrio atau yang akrab disapa Hensa menilai pidato Prabowo dalam rapat paripurna DPR RI tersebut menjadi bagian menarik dalam dinamika politik nasional.

“Pidato Presiden Prabowo Subianto yang memberikan penghargaan kepada PDIP yang memilih menjadi oposisi itu hal yang menarik. Politisi pada saat menyampaikan pesan itu maknanya nggak pernah satu,” ujar Hensa melalui kanal YouTube miliknya, Kamis (21/5/2026).

Menurut Founder KedaiKOPI itu, publik tidak hanya perlu memperhatikan isi pidato Presiden, tetapi juga ekspresi dan gestur yang menyertai penyampaian pesan politik tersebut.

Hensa menilai pernyataan Prabowo dapat ditafsirkan beragam oleh publik. Salah satu tafsir yang mungkin muncul adalah adanya sindiran halus terhadap posisi PDIP yang berada di luar pemerintahan.

“Bahwa Pak Prabowo sebetulnya saat itu sedang menyindir posisi PDIP yang menjadi oposisi dan dianggap sebagai pengganggu dari program-programnya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pernyataan Prabowo yang menyebut PDIP selama ini cukup aktif memberikan kritik kepada pemerintah. Namun di sisi lain, Hensa melihat Prabowo tetap berupaya menunjukkan hubungan personal yang baik dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

“Prabowo juga menyampaikan waktu zaman Bu Megawati, Prabowo banyak dibantu. Jadi Prabowo sekarang mau bantu juga,” katanya.

Menurut Hensa, pernyataan tersebut bisa dibaca sebagai sinyal bahwa komunikasi politik antara Prabowo dan PDIP masih terbuka lebar di tengah posisi partai tersebut sebagai oposisi.

“Kalau belakangnya ada PDIP Perjuangan dipersilakan saja asal memang prudent prosesnya,” ujarnya.

Karena itu, Hensa menegaskan bahwa bahasa politik kerap memiliki banyak tafsir dan tidak selalu dimaknai secara literal.

“Tadi saya katakan politisi kalau bicara pasti bersayap. Seperti apa yang disampaikan Prabowo,” pungkasnya.