JurnalPatroliNews – YOGYAKARTA — Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, mengingatkan bahaya penyalahgunaan sistem demokrasi yang justru dapat digunakan untuk melahirkan pemerintahan otoriter melalui proses konstitusional.
Hal itu disampaikan Mahfud saat menghadiri dialog Terus Terang yang digelar di Universitas Islam Indonesia, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis malam, 21 Mei 2026.
Dalam pemaparannya, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia itu menyinggung pandangan Wakil Presiden pertama RI, Mohammad Hatta, mengenai potensi penyimpangan dalam praktik demokrasi.
“Dulu tahun 1933, Mohammad Hatta itu sudah menulis, hati-hati dengan demokrasi. Kalau besok Indonesia merdeka, kata Hatta, kita memilih demokrasi, tapi hati-hati dengan demokrasi,” ujar Mahfud.
Menurut dia, pengalaman di sejumlah negara menunjukkan bahwa demokrasi kerap dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk mempertahankan dan memperkuat kekuasaan.
Mahfud menilai kondisi tersebut dapat melahirkan konfigurasi pemerintahan otoriter yang dibangun melalui mekanisme demokratis, termasuk melalui pemilihan umum dan jalur konstitusi.
“Karena apa? Karena banyak pengalaman bangsa-bangsa itu. Demokrasi digunakan untuk membunuh demokrasi. Jadi membuat konfigurasi otoriter, tapi melalui proses-proses yang demokratis,” katanya.
Ia kemudian mencontohkan perjalanan politik Adolf Hitler di Jerman yang awalnya memperoleh kekuasaan melalui mekanisme pemilu sebelum akhirnya membangun rezim otoriter.
“Itu kemudian terjadi ketika Hitler berkuasa. Dia ikut pemilu, dapat kursi sedikit, lalu bergabung dengan partai yang kecil menjadi besar, semuanya lalu diteror,” ujarnya.
“Jadilah dia penjahat paling besar, dengan menggunakan proses demokrasi, menggunakan proses konstitusi,” lanjut Mahfud.
Mahfud menekankan pentingnya kontrol masyarakat terhadap jalannya demokrasi agar sistem tersebut tetap berjalan sesuai prinsip-prinsip kebebasan, keadilan, dan konstitusi, serta tidak disalahgunakan untuk kepentingan kekuasaan tertentu.














