Spanyol Ajukan Permohonan Resmi Lanjutan Pencarian WNI Asing Hilang di Perairan Komodo

JurnalPatroliNews – Jakarta – Pemerintah Spanyol secara resmi menyampaikan permohonan kepada otoritas Indonesia agar operasi pencarian terhadap pelatih tim putri Valencia FC, Fernando Martin, beserta tiga anaknya, kembali dilanjutkan.

Hingga kini, keberadaan mereka yang hilang di perairan sekitar Selat Pulau Padar, kawasan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, masih belum diketahui.

Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, Bernardo de Sicart Escoda, kepada Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Dalam surat resminya, pemerintah Spanyol juga meminta agar pihak keluarga korban dilibatkan dalam proses pencarian.

Dalam insiden tenggelamnya kapal tersebut, istri Fernando, Mar Martinez Ortuno, bersama seorang anak perempuan berhasil diselamatkan. Namun, Fernando dan tiga anak lainnya tidak sempat dievakuasi karena kapal mengalami kebocoran dan tenggelam dengan cepat.

Sebagai bagian dari upaya pencarian, keluarga korban yang datang langsung dari Spanyol turut diajak mendatangi titik lokasi tenggelamnya kapal untuk melihat secara langsung kondisi perairan tempat kejadian.

Ketua DPC Gabungan Pengusaha Wisata Bahari dan Tirta Indonesia (Gahawisri) Labuan Bajo, Budi Widjaja, menyebut tantangan utama dalam proses pencarian berasal dari kondisi alam yang tidak menentu.

“Perairan di sini memiliki anomali cuaca. Awalnya terlihat tenang, namun tiba-tiba muncul gelombang yang cukup besar,” ujarnya.

Menindaklanjuti hasil evaluasi di lapangan, Basarnas memutuskan memperpanjang masa operasi pencarian selama tiga hari tambahan, terhitung sejak 2 hingga 4 Januari 2026.

“Kami melanjutkan dan mengoptimalkan upaya pencarian dengan Tim SAR gabungan selama tiga hari ke depan berdasarkan hasil evaluasi,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, Jumat (2/1/2026).