Tokoh Lintas Sektor Vivek Kumar Ditunjuk Jadi CEO JA Asia Pacific

JurnalPatroliNews | Boston — JA Worldwide secara resmi mengumumkan penunjukan Vivek Kumar sebagai Presiden dan Chief Executive Officer (CEO) baru JA Asia Pacific, efektif mulai Februari 2026. Penunjukan ini dilakukan di tengah posisi strategis kawasan Asia Pasifik yang menjadi episentrum pertumbuhan demografi dan transformasi ekonomi global.

Lebih dari 60 persen populasi muda dunia berada di kawasan ini, menjadikan Asia Pasifik sebagai wilayah kunci dalam misi JA untuk membekali generasi muda dengan keterampilan kewirausahaan, kesiapan kerja, serta literasi keuangan yang relevan dengan tuntutan masa depan.

Vivek membawa pengalaman kepemimpinan lebih dari dua dekade di sektor swasta, layanan publik, dan organisasi nonpemerintah internasional. Sebelum bergabung dengan JA, ia menjabat sebagai CEO WWF-Singapore, di mana ia memperkuat arah strategis organisasi serta memperluas kolaborasi lintas sektor pada level lokal, regional, dan global. Di bawah kepemimpinannya, WWF-Singapore juga mencatat kemajuan dalam inisiatif pembiayaan karbon dan penguatan tata kelola kelembagaan.

Latar belakang tersebut dinilai selaras dengan model operasional JA yang mengedepankan kemitraan multipihak untuk memperluas dampak sosial.

Lahir dan dibesarkan di Bihar, India, Vivek memiliki pandangan kuat tentang pentingnya pendidikan sebagai pengungkit mobilitas sosial. Pengalaman masa kecilnya membentuk komitmen jangka panjang untuk memastikan sistem pendidikan mampu mempersiapkan generasi muda menghadapi dunia kerja nyata.

Sebelumnya, Vivek juga menempati sejumlah posisi kepemimpinan regional di perusahaan energi global Shell serta di National Trades Union Congress (NTUC) Singapura. Rekam jejak lintas sektor tersebut memperkaya perspektifnya dalam memimpin transformasi berbasis misi sosial.

JA Asia Pacific sendiri merupakan salah satu kawasan paling dinamis dalam jaringan global JA Worldwide. Organisasi ini beroperasi di sejumlah ekonomi terbesar dunia dan menjangkau jutaan pelajar setiap tahun melalui program berbasis praktik di bidang kewirausahaan, kesiapan kerja, dan kapabilitas finansial. Selain itu, penguatan pembelajaran digital dan hibrida, kolaborasi dengan industri dan pemerintah, serta pembangunan kepemimpinan lokal menjadi fokus pengembangan kawasan ini.

Ketua Dewan JA Asia Pacific, PG Raghuraman, menyatakan keyakinannya terhadap kepemimpinan Vivek. Menurutnya, Vivek membawa pendekatan kepemimpinan berbasis nilai dengan fokus pada inovasi, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi untuk memperluas akses peluang bagi generasi muda.

Senada dengan itu, CEO JA Worldwide, Asheesh Advani, menegaskan bahwa Asia Pasifik memegang peran sentral dalam misi global organisasi. Dengan konsentrasi populasi muda terbesar di dunia, kawasan ini memiliki peluang sekaligus tanggung jawab besar dalam menyiapkan generasi masa depan agar mampu berpartisipasi aktif dalam ekonomi global.

Dalam pernyataannya, Vivek mengungkapkan antusiasmenya memimpin JA Asia Pacific. Ia menekankan bahwa pendidikan yang relevan dan berbasis pengalaman nyata merupakan jembatan utama menuju peluang ekonomi yang lebih luas. Menurutnya, energi dan keragaman Asia Pasifik menjadi modal besar untuk memperluas dampak JA di kawasan tersebut.

Selain memimpin JA Asia Pacific, Vivek juga akan bergabung dalam jajaran Senior Leadership Team JA Worldwide.

Sebagai salah satu organisasi nirlaba terbesar yang berfokus pada pendidikan kewirausahaan dan kesiapan kerja, JA Worldwide setiap tahun menjangkau lebih dari 23 juta pelajar di lebih dari 120 negara. Melalui jaringan regional termasuk JA Asia Pacific, organisasi ini terus berupaya memastikan generasi muda memiliki kompetensi dan pola pikir yang dibutuhkan untuk membangun komunitas yang tangguh dan berkelanjutan.