Purbaya Ikuti Arahan Dasco, Impor 105 Ribu Pikap untuk Kopdes Merah Putih Ditunda

JurnalPatroliNews – Jakarta – Rencana impor 105 ribu unit mobil pikap dan truk dari India untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih resmi ditangguhkan. Keputusan ini diambil setelah adanya masukan dari Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah akan mengikuti arahan tersebut sambil menunggu Presiden Prabowo Subianto kembali ke Indonesia.

“Pak Dasco sudah komentar kemarin, kita ikuti Pak Dasco,” ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Menurut Purbaya, langkah penundaan sejalan dengan sikap Presiden yang menekankan pentingnya penguatan industri otomotif nasional. Ia menilai posisi Presiden sudah jelas dalam upaya mendorong penggunaan produk dalam negeri.

“Kalau menurut saya, kalau tujuan presiden adalah menggalakkan industri dalam negeri, saya pikir posisinya jelas dalam hal ini,” kata dia.

Purbaya juga memastikan pengadaan armada untuk Kopdes Merah Putih tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia menjelaskan, pembiayaan program tersebut bersumber dari pinjaman perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) serta dukungan dana desa.

Sebelumnya, Dasco meminta pemerintah menunda rencana impor kendaraan dalam bentuk completely built up (CBU) yang akan dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara. Permintaan itu disampaikan karena Presiden masih berada di luar negeri.

“Saya sudah menyampaikan pesan kepada pemerintah untuk rencana tersebut ditunda dulu, mengingat Presiden masih di luar negeri,” ujar Dasco.

Ia menambahkan, Presiden nantinya akan mengkaji rencana tersebut secara komprehensif bersama berbagai pihak, termasuk menilai kesiapan industri otomotif nasional sebelum keputusan final diambil.

Sebagai informasi, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, sebelumnya mengungkap rencana pengadaan armada senilai Rp24,66 triliun untuk mendukung mobilitas Kopdes Merah Putih.

Komposisi armada itu mencakup 35.000 unit pikap 4×4 dari M&M, 35.000 unit pikap 4×4, serta 35.000 unit truk roda enam dari Tata Motor.