JurnalPatroliNews – Jakarta -Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Richard Tampubolon, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Operasi (Rakorops) TNI Tahun Anggaran 2026 di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (24/2/2026).
Mengusung tema “Sops TNI Siap Mewujudkan TNI yang Prima Menuju Indonesia Maju dan Berdaulat”, forum ini menjadi kompas strategis bagi kesiapan tempur dan operasional TNI sepanjang tahun mendatang.
Rakorops TA 2026 difokuskan pada sinkronisasi persepsi antarunsur operasi dan penguatan sinergi lintas satuan. Hal ini dinilai krusial mengingat dinamika lingkungan strategis saat ini bergerak sangat cepat dan dipenuhi tantangan multidimensi yang semakin kompleks.
Dalam amanatnya, Kasum TNI memberikan penekanan khusus pada keseimbangan antara kemajuan teknologi dan aspek fundamental keprajuritan.
Ia mengingatkan bahwa secanggih apa pun modernisasi yang dilakukan, nilai-nilai dasar militer tidak boleh luntur.
“Zaman boleh maju, teknologi boleh canggih, tapi jati diri prajurit tidak boleh hilang. Profesionalisme militer harus tetap berpijak pada karakter, loyalitas, serta semangat pengabdian yang tulus kepada bangsa dan negara,” tegas Letjen Richard Tampubolon di hadapan para asisten operasi dan komandan satuan.
Lebih lanjut, Kasum TNI mendorong agar Rakorops ini tidak sekadar menjadi seremonial, melainkan mampu menelurkan langkah konkret yang berdampak langsung pada efektivitas penugasan di lapangan.
Ia berharap program-program Staf Operasi (Sops) TNI mampu menjawab kebutuhan adaptasi taktis di medan tugas.
Kegiatan ini kemudian ditutup oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI, Letjen TNI Bobby Rinal Makmun.
Dalam pernyataan penutupnya, Asops Panglima TNI menekankan pentingnya implementasi nyata dari hasil koordinasi tersebut guna memastikan TNI selalu dalam kondisi responsif dan terukur menghadapi berbagai potensi ancaman kedaulatan.











