TNI AL Perketat Pengawasan Laut Maluku Utara, Upaya Peredaran Miras Tradisional Digagalkan

JurnalPatroliNews – Jakarta -Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Ternate berhasil menggagalkan upaya penyelundupan minuman beralkohol tradisional jenis Sopi di Pelabuhan Umum Weda, Maluku Utara, Kamis (26/2/2026).

Keberhasilan ini merupakan bagian dari upaya TNI AL dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan pengawasan wilayah perairan guna mencegah berbagai bentuk pelanggaran hukum di laut.

Kronologi kejadian bermula saat Tim TNI AL menerima informasi intelijen terkait adanya pengiriman puluhan botol minuman keras jenis Sopi yang diduga berasal dari Ambon. Barang haram tersebut rencananya akan diedarkan secara ilegal di wilayah Weda, Halmahera.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim segera bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan pemeriksaan intensif terhadap barang bawaan mencurigakan di area pelabuhan.

Dalam pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan sejumlah paket tanpa identitas pemilik di atas KM Cantika.

Modus yang digunakan diduga menggunakan metode dead drop untuk mengelabui petugas. Saat proses pengamanan berlangsung, pihak yang diduga sebagai penerima barang ilegal tersebut melarikan diri setelah menyadari keberadaan personel Lanal Ternate yang sedang mengamankan muatan tersebut.

Dari hasil pemeriksaan lebih lanjut, petugas mengamankan sebanyak 114 botol minuman keras jenis Sopi. Seluruh barang bukti tersebut kemudian dibawa ke Posal Weda untuk menjalani proses hukum dan penanganan lebih lanjut sesuai peraturan yang berlaku.

Komandan Lanal Ternate, Kolonel Laut (P) Gurtom Fartianto, menegaskan bahwa aksi sigap tersebut merupakan bukti nyata kesiapsiagaan prajurit Lanal Ternate dalam menjaga stabilitas keamanan perairan Nusantara.

Ia juga menambahkan bahwa patroli rutin akan terus ditingkatkan di seluruh wilayah kerja, khususnya menjelang dan selama Bulan Suci Ramadan, guna menekan potensi pelanggaran hukum dan penyakit masyarakat.

Penegakan hukum ini sejalan dengan instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.

Kasal menekankan agar setiap prajurit TNI AL senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan respons cepat terhadap potensi ancaman di laut, termasuk praktik penyelundupan dan peredaran barang ilegal, demi menjaga stabilitas keamanan perairan nasional secara berkelanjutan.