JurnalPatroliNews – Batam- Prajurit Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV mengikuti kegiatan Sosialisasi Pengamanan di Lingkungan TNI Angkatan Laut yang dipusatkan di Gedung Serba Guna (GSG) Raja Haji Fisabilillah, Mako Kodaeral IV, Batam, pada Rabu (4/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Markas Besar Angkatan Laut dalam memperkuat standar keamanan dan profesionalitas prajurit di wilayah kerja Kodaeral IV.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penerimaan kunjungan kehormatan (Courtesy Call) oleh Wakil Komandan (Wadan) Kodaeral IV beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) kepada Paban II Pengamanan Sintelal, Kolonel Laut (P) M. Nizar Gadafi, S.E., CHRMP., M.Han.
Pertemuan tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan, mencerminkan sinergitas yang kuat antar satuan di lingkungan internal TNI Angkatan Laut.
Dalam sesi utama sosialisasi, Kolonel Nizar Gadafi memaparkan materi komprehensif yang mencakup empat pilar pengamanan utama, yakni pengamanan personel, pengamanan materiil, pengamanan kegiatan, serta pengamanan dokumen dan informasi (dokinfopen).
Materi ini disampaikan secara mendalam kepada seluruh jajaran Perwira, Bintara, dan Tamtama sebagai langkah strategis untuk memitigasi risiko serta meningkatkan kewaspadaan dalam setiap penugasan operasional.
Paban II Pam Sintelal dalam arahannya menekankan bahwa setiap prajurit wajib memiliki kepekaan terhadap informasi dan wawasan strategis guna mencegah terjadinya potensi pelanggaran hukum maupun disiplin.
Ia menggarisbawahi bahwa disiplin tinggi dan tanggung jawab merupakan fondasi utama bagi personel dalam menghadapi tantangan tugas yang kian kompleks di wilayah perbatasan dan maritim.
Melalui penyelenggaraan sosialisasi ini, jajaran Kodaeral IV diharapkan mampu mengimplementasikan standar keamanan yang lebih ketat serta meningkatkan kesiapan operasional di wilayah tugasnya.
Pemahaman yang komprehensif mengenai aspek pengamanan ini menjadi kunci utama dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Laut secara optimal, profesional, dan akuntabel.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan penguatan komitmen seluruh prajurit untuk senantiasa menjaga kerahasiaan dokumen militer serta memastikan keamanan aset negara yang dipercayakan kepada satuan.














