JurnalPatroliNews – Jakarta – Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Richard Tampubolon, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Komunikasi dan Elektronika (Rakor Komlek) TNI Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “Skomlek TNI Siap Mewujudkan TNI yang Prima Menuju Indonesia Maju dan Berdaulat” ini diselenggarakan di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (11/3).
Dalam arahannya, Kasum TNI yang didampingi Askomlek Panglima TNI Marsda TNI Basuki Rochmat, menegaskan bahwa fungsi Komlek memiliki peran vital sebagai jantung dari sistem komando dan pengendalian militer yang cepat, aman, dan terintegrasi.
“Penguasaan spektrum elektromagnetik adalah faktor penentu dalam keberhasilan operasi militer modern.
Hal ini memungkinkan terciptanya dominasi informasi dan efektivitas komando kendali di medan operasi yang kian kompleks,” tegas Letjen TNI Richard Tampubolon.
Modernisasi dan Adaptasi Teknologi Mutakhir
Kasum TNI menyampaikan bahwa TNI harus terus memperkuat sistem komunikasi dan elektronika agar tetap adaptif terhadap dinamika peperangan masa depan. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan teknologi mutakhir menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman siber dan peperangan elektronik.
Poin-poin strategis yang ditekankan dalam Rakor tersebut antara lain:
- Interoperabilitas Antar Matra: Menjamin kelancaran komunikasi yang sinkron antara TNI AD, AL, dan AU.
- Ketahanan Jaringan: Pembangunan infrastruktur komunikasi yang tangguh di daerah terpencil dengan keterbatasan jaringan.
- Sistem Jaringan Terpusat: Penguatan pusat data dan komunikasi guna menjaga kerahasiaan dan kecepatan distribusi informasi.
Forum Strategis Penyelarasan Langkah
Rakor yang ditutup oleh Askomlek Panglima TNI ini menjadi wadah krusial bagi jajaran Komlek TNI untuk menyelaraskan langkah dalam menghadapi kompleksitas teknologi militer global.
Dengan sistem Komlek yang modern dan personel yang unggul, TNI berkomitmen untuk terus menjaga keunggulan informasi di setiap medan tugas demi kedaulatan NKRI.














