JurnalPatroliNews – Surabaya – Semangat Jalesveva Jayamahe membahana di Dermaga Ujung, Surabaya, saat Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh-593 bersandar dengan selamat pada Kamis (19/3/2026).
Kapal jenis Landing Platform Dock (LPD) ini membawa ribuan peserta program Mudik Gratis Bersama TNI AL yang diberangkatkan dari Jakarta.
Program ini merupakan tindak lanjut langsung atas instruksi Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna 13 Maret lalu. Presiden menekankan pentingnya pemanfaatan aset militer, termasuk kapal perang, untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 1447 H/2026 yang diprediksi mengalami lonjakan signifikan.
Tercatat sebanyak 1.447 orang dan 503 unit sepeda motor terdaftar dalam rombongan mudik gelombang kedua ini. Sebelum tiba di Surabaya, KRI Banda Aceh-593 sempat singgah di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, pada 18 Maret untuk menurunkan 1.021 pemudik yang berasal dari wilayah Jawa Tengah.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, menegaskan bahwa kehadiran TNI AL di tengah masyarakat saat momentum Lebaran adalah bentuk komitmen pengabdian.
“Kami terus mendukung kebijakan pemerintah untuk membantu kelancaran arus mudik nasional, sekaligus meningkatkan aspek keamanan dan keselamatan masyarakat selama perjalanan menuju kampung halaman,” tegas Kasal dalam keterangannya.
Selama pelayaran, para pemudik disuguhi fasilitas yang aman dan nyaman, didampingi oleh prajurit profesional yang sigap melayani.
Penggunaan kapal perang ini juga dinilai efektif mengurangi beban kepadatan di jalur darat, khususnya bagi pengendara sepeda motor yang memiliki risiko kecelakaan tinggi.
Tak hanya mengantar, TNI AL juga telah menyiagakan armada kapal perangnya untuk mengangkut kembali para warga saat arus balik tiba nanti, memastikan masyarakat dapat kembali ke kota asal dengan tertib dan selamat.














