JurnalPatroliNews – Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmennya untuk melakukan transformasi total pada institusi penegak hukum di tanah air. Dalam sebuah diskusi mendalam, Presiden menyatakan bahwa penguatan rule of law adalah fondasi utama bagi bangsa yang kuat dan berhasil.
Presiden Prabowo menyoroti perlunya pembenahan internal, baik di jajaran Korps Bhayangkara maupun Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Salah satu langkah konkret yang telah diambil adalah pembentukan Komite Percepatan Reformasi Polri. Ia mengapresiasi langkah kepolisian yang kini mulai berani menindak perwira-perwira yang bermasalah di lapangan.
“Saya lihat sekarang kepolisian banyak menindak perwira-perwira yang enggak beres. Saya kira itu arah yang lebih baik,” ujar Presiden Prabowo dalam siaran di kanal YouTube resminya, Senin (23/3/2026).
Pembersihan di Tubuh TNI Sebagai alumni TNI, Prabowo menegaskan bahwa institusi militer juga harus ikut berbenah diri. Ia mengaku tidak rela jika institusi yang dicintai rakyat tersebut tercemar oleh tindakan oknum pejabat yang tidak bertanggung jawab.
Presiden mengingatkan kembali perannya saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan dalam mengungkap skandal korupsi di Asabri yang melibatkan sejumlah perwira tinggi. Ia menegaskan bahwa tidak ada lagi istilah “tidak bisa disentuh” bagi jenderal yang terbukti melakukan pelanggaran hukum.
“Anda bisa lihat sudah berapa jenderal bintang tiga, bintang dua, yang kita pecat dan kita serahkan ke Kejaksaan. Waktu saya Menhan, Asabri kita beresin. Saya bikin surat, minta Kejaksaan bertindak,” tegasnya.
Tuntutan Rakyat Adalah Prioritas Presiden Prabowo menggarisbawahi bahwa tolok ukur keberhasilan TNI dan Polri bukanlah kemampuan untuk menyenangkan pimpinan, melainkan kemampuannya memenuhi harapan rakyat.
Sebagai pejabat yang diberi mandat oleh rakyat, ia merasa memiliki kewajiban moral untuk memastikan alat negara bekerja demi kepentingan publik.
“Polisi yang baik dan tentara yang hebat itu tuntutan rakyat, bukan selera pimpinan. Saya harus jalankan tugas yang diberikan rakyat kepada saya,” pungkas Presiden.













