JurnalPatroliNews – Cimahi-Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit TK II 03.05.01 Dustira, Cimahi, Rabu (1/4/2026).
Peninjauan ini dilakukan guna memastikan standar pelayanan kesehatan bagi prajurit, PNS TNI AD, keluarga besar Angkatan Darat, hingga masyarakat umum tetap berjalan optimal.
Dalam kunjungannya, Kasad menerima paparan komprehensif dari Karumkit TK II Dustira, Kolonel Ckm dr. Nursuandy Indra Djaya, Sp.OT.
Paparan tersebut mencakup kesiapan berbagai fasilitas vital, mulai dari instalasi gawat darurat (IGD), ruang rawat inap dan jalan, rehabilitasi medik terpadu, hingga sistem farmasi dan penunjang diagnostik terkini.
Jenderal Maruli menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan prioritas utama dalam postur TNI AD. Menurutnya, layanan medis yang mumpuni berkorelasi langsung dengan tingkat kesiapan tempur prajurit dan kesejahteraan keluarga mereka.
“Fasilitas kesehatan TNI AD harus mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional. Ini adalah bagian krusial dari upaya kita menjaga kesiapan fisik dan mental prajurit,” tegas Kasad.
Mengingat peran strategis RS Dustira yang juga melayani masyarakat umum di wilayah Cimahi dan sekitarnya, Kasad mendorong adanya peningkatan kualitas secara berkelanjutan.
Ia menekankan pentingnya modernisasi infrastruktur dan standarisasi layanan agar mampu bersaing dengan fasilitas kesehatan modern lainnya.
“Kita sangat mendukung adanya inovasi maupun renovasi. Standar infrastruktur harus terus ditingkatkan, bahkan bila perlu lakukan studi banding hingga ke luar negeri untuk mengadopsi sistem terbaik,” imbuhnya.
Tak sekadar menerima laporan formal, Kasad juga meninjau langsung sejumlah fasilitas ruang rawat inap. Ia menyempatkan diri berdialog dengan para tenaga kesehatan dan pasien guna menyerap aspirasi serta mendapatkan gambaran riata mengenai kualitas pelayanan di lapangan.
Menutup kunjungannya, Kasad memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi seluruh tenaga medis di RS Dustira.
Namun, ia mengingatkan agar jajaran rumah sakit tidak berpuas diri dan terus adaptif terhadap perkembangan teknologi kedokteran demi menjawab kebutuhan pelayanan yang semakin kompleks.












