Momentum Paskah di Mabesad, Kasad Tekankan Pentingnya Solidaritas Prajurit dan ASN TNI AD

JurnalPatroliNews – Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa visi Indonesia Maju hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen bangsa mampu bersatu serta mengesampingkan segala perbedaan yang ada. Persatuan nasional dinilai sebagai fondasi utama dalam menghadapi tantangan global yang kian kompleks.

Pernyataan tersebut disampaikan Kasad saat menghadiri acara peringatan Paskah bersama prajurit, Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana wilayah Jakarta.

Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat di Aula Jenderal Besar A.H. Nasution, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), pada Kamis (9/4).

Dalam amanatnya, Kasad menekankan bahwa setiap peringatan hari besar keagamaan harus dijadikan momentum reflektif untuk saling menghormati, memperkuat tali persaudaraan, dan membangun kebersamaan yang tulus.

Ia mengajak seluruh jajaran TNI AD untuk senantiasa menjaga solidaritas, baik dalam pelaksanaan tugas kedinasan maupun dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

Sinergi Keimanan dan Pengabdian Perayaan Paskah tahun 2026 ini mengusung tema “Paskah Mewujudkan Penguatan Iman serta Solidaritas Prajurit dan ASN TNI AD yang Prima dalam Rangka Mendukung Indonesia Maju”.

Tema tersebut menekankan bahwa penguatan iman merupakan landasan moral bagi prajurit untuk mencapai performa kerja yang optimal (Prima).

Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa kegiatan ini tidak boleh dipandang sebagai seremonial keagamaan semata. Lebih dari itu, Paskah harus mampu memperkokoh kebersamaan dalam mendukung tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Momen seperti ini adalah sarana bagi kita untuk saling mengingatkan. Perayaan Paskah diharapkan mampu menumbuhkan nilai-nilai keimanan yang kuat serta membangun solidaritas yang kokoh.

Jika kita ingin maju, kita harus bersama-sama mengesampingkan perbedaan demi masa depan Indonesia,” tegas Kasad.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana (KCK), Ny. Uli Simanjuntak, serta sejumlah tokoh lintas agama.

Rangkaian ibadah dipimpin oleh Pendeta Godlif Yohanes dan dihadiri oleh Wakil Uskup TNI-Polri Romo Kolonel (Sus) Yos Bintoro, Pr., serta perwakilan dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). Acara ditutup dengan prosesi penyalaan lilin Paskah dan doa bersama sebagai simbol harapan dan kedamaian bagi NKRI.