Menkop Ferry Juliantono: Produk UMKM Lokal Jadi Prioritas Utama di Gerai KDKMP

JurnalPatroliNews – Jakarta – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengajak jajaran pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota di seluruh Indonesia untuk bersinergi mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Menkop menegaskan bahwa kehadiran lebih dari 83 ribu KDKMP diproyeksikan menjadi mesin baru yang menggerakkan rantai produksi dan distribusi di tingkat desa.

Pernyataan tersebut disampaikan Menkop Ferry Juliantono saat menjadi narasumber dalam kegiatan Kursus Pemantapan Pemerintah Daerah bagi Ketua DPRD di Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu (18/4) malam.

Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi dukungan para pimpinan legislatif daerah yang telah bekerja keras merealisasikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Capaian dan Fase Operasionalisasi Menkop memaparkan bahwa setelah fase pembentukan kelembagaan 83 ribu KDKMP selesai, kini program tersebut memasuki fase operasionalisasi secara masif.

Hingga saat ini, pembangunan fisik gerai telah mencapai penyelesaian 100 persen di 5.500 titik di seluruh Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa KDKMP mengusung tiga fungsi strategis. Pertama, sebagai jalur distribusi barang kebutuhan pokok dan barang bersubsidi, termasuk gas LPG 3 kg, pupuk bersubsidi, beras SPHP, dan gula.

Kedua, berfungsi sebagai off-taker yang bertugas menampung serta menyerap hasil produksi masyarakat desa. Ketiga, menjadi instrumen terbawah untuk penyaluran berbagai program bantuan pemerintah pusat kepada penerima manfaat secara tepat sasaran.

Mengubah Mindset Ekonomi Masyarakat Kehadiran KDKMP diharapkan mampu mengubah pola pikir ekonomi masyarakat desa dari sekadar penerima manfaat menjadi pelaku atau subjek ekonomi yang aktif.

Sistem ini bertujuan mengembalikan marwah ekonomi Indonesia yang berbasis pada asas kebersamaan, kekeluargaan, dan gotong royong.

Menkop Ferry Juliantono menekankan bahwa gerai-gerai sembako yang dikelola oleh KDKMP akan memprioritaskan produk-produk UMKM lokal. Hal ini dilakukan agar perputaran uang tetap berada di wilayah desa tersebut dan mendorong pertumbuhan industri rumah tangga.

Pendampingan Produk UMKM Lokal Lebih lanjut, Menkop mengajak pimpinan DPRD untuk ikut mendorong produk unggulan di daerah masing-masing agar masuk ke dalam ekosistem KDKMP.

Pemerintah siap memberikan pendampingan, proses inkubasi, hingga bantuan pembiayaan agar kualitas produk UMKM lokal layak mengisi rak-rak gerai KDKMP.

Pemerintah menjamin pasar bagi produk lokal tersebut melalui kebijakan prioritas stok di setiap Koperasi Desa Merah Putih.

Dengan dorongan bersama antara eksekutif dan legislatif, diharapkan kemandirian ekonomi desa dapat segera terwujud melalui optimalisasi potensi produksi lokal.