Perkuat Pertahanan Pesisir, Pemerintah Segera Bangun Tanggul Laut Raksasa di Pantura

JurnalPatroliNews – Jakarta – Pemerintah resmi mengumumkan rencana pembangunan tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall (GSW) akan diprioritaskan di kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa.

Proyek strategis nasional ini direncanakan berjalan secara simultan dan bertahap guna memperkuat pertahanan pesisir dari ancaman kenaikan permukaan air laut.

Kepala Badan Pengelola Otorita Pantai Utara, Didit Herdiawan, menyampaikan hal tersebut usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/4).

Ia mengonfirmasi bahwa wilayah Pantura menjadi titik awal dari mega proyek perlindungan kawasan pesisir ini.

“Fokus awal di Pantura. Pembangunan akan dilakukan secara bertahap,” tegas Didit kepada awak media.

Meski telah menetapkan lokasi awal, Didit yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan menjelaskan bahwa pemerintah belum menetapkan target waktu penyelesaian secara pasti.

Saat ini, proyek GSW masih dalam fase perencanaan teknis yang mendalam, terutama terkait dengan spesifikasi konstruksi yang akan digunakan.

Menurut Didit, pendalaman ini penting karena pemerintah ingin memastikan ketersediaan sumber daya (resources) yang ada di dalam negeri dapat terserap secara maksimal.

Selain sebagai infrastruktur pelindung, proyek ini juga dirancang untuk mengintegrasikan solusi permasalahan lingkungan di kawasan pesisir.

“Kita manfaatkan semua potensi di Indonesia. Salah satu fokus utamanya adalah bagaimana proyek ini bisa memberikan dampak positif bagi lingkungan, termasuk kemampuannya dalam mengelola limbah (waste),” jelasnya.

Rencana pembangunan Giant Sea Wall ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi fenomena penurunan muka tanah (land subsidence) dan ancaman banjir rob yang kerap melanda wilayah utara Pulau Jawa selama beberapa dekade terakhir.