Gibran Tekankan Pemantauan Emosional Siswa di Sekolah Rakyat Bandar Lampung


JurnalPatroliNews – Jakarta –  Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya perhatian terhadap kondisi emosional siswa, tidak hanya fokus pada kualitas akademik, saat meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 35 Bandar Lampung dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Lampung.

Dalam kunjungan tersebut, Gibran berkeliling melihat sejumlah ruang belajar sekaligus menyapa para siswa. Ia juga berdialog dengan tenaga pendidik, pemerintah daerah, dan wali murid terkait perkembangan program pendidikan inklusif tersebut.

Kepada para pemangku kepentingan, Gibran menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara mutu pembelajaran dan kondisi psikologis peserta didik agar semangat belajar tetap terpelihara.

“Pesan Pak Wapres bagaimana anak-anak tetap diperhatikan, diawasi, dan dipantau. Bukan hanya kualitas pelajarannya, tetapi emosionalnya juga agar semangat tetap terjaga,” kata Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, dikutip RMOL, Sabtu, 9 Mei 2026.

Selain memastikan lingkungan belajar yang kondusif, Gibran juga menilai implementasi program Sekolah Rakyat menunjukkan perkembangan yang positif, terutama dalam peningkatan kualitas pendidikan.

“Program Sekolah Rakyat semakin berkembang. Kualitasnya sekarang juga mulai menunjukkan hasil yang baik,” ujar Mirza.

Dalam kesempatan itu, Gibran turut meninjau kelas ekstrakurikuler Bahasa Inggris yang diikuti para siswa dengan antusias. Suasana hangat terlihat ketika Wapres berdialog singkat dengan para siswa maupun tenaga pengajar di ruang kelas.

Interaksi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan program pendidikan berjalan tidak hanya secara administratif, tetapi juga benar-benar memberi dampak pada semangat dan motivasi belajar anak-anak.

Sebelum meninggalkan lokasi, Gibran juga berpesan kepada para siswa agar terus menjaga semangat belajar demi meraih cita-cita di masa depan.

“Secara umum beliau berpesan agar siswa tetap semangat belajar untuk meraih cita-cita,” tutup Mirza.