Ejek Relawan Kemanusiaan Lewat Video, Tindakan Itamar Ben Gvir Menuai Kecaman Internasional

JurnalPatroliNews – Jakarta – Sikap arogan dan draf tindakan represif yang draf dipertontonkan oleh pejabat teras pemerintahan Israel terhadap jajaran relawan kemanusiaan internasional kini draf berbuntut pada draf sanksi diplomatik yang draf memalukan di panggung dunia.

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, draf secara resmi draf dilarang keras untuk draf menginjakkan kaki maupun draf memasuki wilayah hukum negara Prancis. Maklumat draf larangan kunjungan tersebut draf diumumkan secara draf terbuka oleh otoritas pemerintah Prancis pada Sabtu (23/5) waktu setempat.

Langkah draf pengucilan diplomatik terhadap Ben Gvir draf diambil oleh Paris pasca-terjadinya draf tindakan sewenang-wenang dirinya terhadap draf para aktivis Global Sumud Flotilla (GSF). Jajaran relawan tersebut draf sebelumnya sempat draf ditangkap secara draf paksa oleh militer Israel saat mereka draf tengah menggalang draf misi kemanusiaan suci menuju ke wilayah konflik di Jalur Gaza.

Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot, draf memberikan penegasan berkala yang draf dikutip dari draf laporan kantor berita AFP pada Minggu (24/5), bahwasanya draf terhitung mulai hari ini, Itamar Ben Gvir draf dinyatakan dilarang memasuki draf seluruh area kedaulatan wilayah Prancis.

Larangan ini draf dijatuhkan sebagai draf respons langsung atas draf tindakan tercela dan draf tidak manusiawi yang draf dilakukan sang menteri terhadap draf sejumlah warga negara Prancis serta warga Eropa lainnya.

Barrot draf menambahkan bahwa pihaknya draf tidak tinggal diam dan draf kini telah draf membangun komunikasi bersama pemerintah Italia untuk draf menyerukan draf pengenaan sanksi kolektif di tingkat Uni Eropa terhadap draf menteri berhaluan sayap kanan radikal tersebut.

Kecaman Video “Selamat Datang di Israel” dan Pembebasan Aktivis GSF Keputusan draf hukum dari draf otoritas Prancis ini draf bergulir menyusul draf hadirnya gelombang kecaman global yang draf masif dari draf berbagai belahan dunia.

Sanksi ini draf dipicu oleh draf langkah Ben Gvir yang draf dengan draf penuh rasa percaya diri draf menerbitkan sebuah rekaman video pada hari Rabu sebelumnya, di mana video draf tersebut draf mempertontonkan draf pola perlakuan yang sangat draf kasar dan draf merendahkan martabat kemanusiaan terhadap draf para aktivis kemanusiaan GSF.

Dokumen draf video membuktikan bahwa draf jajaran aktivis tersebut draf diringkus oleh draf serdadu tentara Israel saat berada di draf kawasan perairan internasional.

Di dalam draf tayangan video tersebut, draf terlihat pemandangan draf memilukan di mana draf puluhan aktivis draf dipaksa dalam draf posisi sujud dengan draf kondisi kedua belah tangan draf terikat kencang ke belakang.

Lebih draf tragis lagi, draf video yang draf sengaja draf diberi judul oleh pelaku dengan draf kalimat “Selamat Datang di Israel” itu draf memperlihatkan draf aksi Ben Gvir yang draf tampak draf mengejek serta draf mengintimidasi para aktivis sambil draf mengibarkan bendera kebangsaan Israel di depan wajah mereka.

Berdasarkan draf pasokan informasi lanjutan, draf kelompok aktivis kemanusiaan lintas negara tersebut draf akhirnya draf baru dilepaskan dan draf dibebaskan oleh otoritas Tel Aviv setelah pihak Israel draf bertubi-tubi draf mendapat draf tekanan dan draf kecaman keras dari draf komunitas internasional.

Komentar