JurnalPatroliNews – Jakarta – Kasus duka dan kehebohan sosial mengenai pembatalan sepihak prosesi sakral pernikahan di wilayah Jawa Tengah akhirnya mencapai babak akhir dengan keputusan yang mengejutkan
Kasus seorang mempelai wanita bernama Nayla Anik Setiyawati (19) yang dilaporkan dibawa kabur oleh seorang pria berinisial DF (18) menjelang hari akad nikah kini resmi berakhir damai
Mantan calon suami korban, yakni pria berinisial MM (33), secara besar hati memilih untuk merelakan kepergian Nayla asalkan pihak keluarga wanita bersedia memenuhi syarat pembayaran uang kompensasi ganti rugi senilai Rp 30 juta
Kapolsek Tlogowungu, AKP Mujahid, memberikan penjelasan tertulis pada Senin (25/5) bahwasanya pihak keluarga besar Nayla telah menyatakan kesanggupan untuk melunasi tuntutan ganti rugi materiil yang diajukan oleh MM tersebut
Namun di sisi lain, alur perkara justru melebar lantaran pihak keluarga Nayla gantian melayangkan tuntutan finansial serupa kepada DF, yaitu sosok pemuda yang membawa lari anak perempuan mereka
Dalam proses mediasi lanjutan yang dijembatani oleh petugas, disepakati bahwa keluarga besar Nayla meminta ganti rugi secara materiil kepada saudara DF dengan nominal fantastis mencapai Rp 70 juta
Pacar Sanggup Menikahi dan Kronologi Pelarian di Hotel Kudus
Di samping kewajiban menyelesaikan denda ganti rugi kompensasi bernilai puluhan juta tersebut, pihak keluarga pelaku juga membawa kabar pertanggungjawaban
AKP Mujahid membeberkan bahwa pihak keluarga dari saudara DF telah menyatakan komitmen tertulis dan sanggup untuk menikahi saudari Nayla dalam waktu secepat mungkin
Solusi pernikahan ini dipilih guna meluruskan status hubungan keduanya pasca-insiden pembatalan pernikahan terdahulu yang sempat viral di tengah lapisan masyarakat
Berdasarkan hasil pemeriksaan dan klarifikasi awal yang dihimpun oleh jajaran penyidik kepolisian, tabir pelarian sepasang kekasih tersebut akhirnya terungkap secara gamblang
Kapolsek menuturkan bahwa selama masa kabur dari rumah, Nayla awalnya dibawa jalan-jalan menikmati waktu ke wilayah Kabupaten Kudus
Setelah puas berkeliling kota, pemuda DF kemudian mengajak sang pujaan hati untuk menginap selama dua malam di sebuah kamar hotel di kawasan tersebut sebelum akhirnya keberadaan mereka berhasil dilacak petugas









