JurnalPatroliNews – PARIS — Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah berpotensi mengguncang stabilitas energi global serta mengganggu rantai pasok dunia. Hal tersebut disampaikan usai pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, Kamis (28/5/2026).
Dalam keterangannya, Prabowo menegaskan stabilitas kawasan Timur Tengah memiliki pengaruh besar terhadap kondisi ekonomi internasional. Menurutnya, ketegangan geopolitik di kawasan tersebut tidak hanya berdampak secara regional, tetapi juga berpotensi memicu gangguan serius terhadap distribusi energi dan perdagangan global.
“Saya sependapat dengan Presiden Macron bahwa stabilitas Timur Tengah sangat penting dan akan berdampak langsung pada kondisi energi dunia dan rantai pasok global,” ujar Prabowo.
Kepala Negara menilai upaya menciptakan perdamaian di Timur Tengah harus menjadi perhatian bersama komunitas internasional. Ia menekankan perdamaian di kawasan tersebut bukan hanya agenda politik regional, melainkan kepentingan global yang menyangkut stabilitas dunia.
“Karena itu perdamaian di kawasan Timur Tengah menjadi kepentingan kita bersama,” lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengapresiasi langkah Prancis yang dinilai aktif mendorong dukungan internasional terhadap solusi dua negara bagi Palestina.
“Saya juga sangat gembira bahwa Perancis salah satu pelopor yang mengajak banyak negara di Eropa dan di Barat untuk mendukung solusi dua negara, kemerdekaan Palestina,” kata Prabowo.
Prabowo kembali menegaskan posisi Indonesia yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina sebagai syarat utama terciptanya perdamaian permanen di Timur Tengah.
“Indonesia tetap berpandangan tidak mungkin ada perdamaian di Timur Tengah tanpa solusi dua negara, tanpa keadilan bagi rakyat Palestina,” tegasnya.














