Tragis, Remaja di Jayapura Tewas Usai Dirawat 12 Hari Akibat Luka Bakar Akibat Ulah Ibu Angkat

JurnalPatroliNews – Jayapura – Seorang gadis remaja berinisial DEP berusia lima belas tahun dilaporkan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan berat oleh ibu angkatnya sendiri.

Peristiwa tragis yang menimpa korban tersebut terjadi di kawasan Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengonfirmasi bahwa terduga pelaku penganiayaan tersebut merupakan seorang lansia berinisial DY berusia enam puluh tujuh tahun.

Kronologi insiden memilukan itu diduga bermula dari sebuah pertengkaran hebat yang terjadi antara korban dengan orang tua angkatnya tersebut.

Dalam kondisi emosi yang memuncak, terduga pelaku diduga nekat menyiramkan bahan bakar ke sekujur tubuh korban lalu menyalakan kobaran api.

Kejadian tersebut membuat tubuh korban terbakar hebat hingga dirinya berusaha menyelamatkan diri dengan berlari keluar rumah untuk meminta pertolongan warga.

Remaja malang tersebut kemudian langsung menceburkan dirinya ke dalam sebuah bak penampungan air milik warga setempat guna memadamkan kobaran api.

Masyarakat yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan pertama dan langsung mengamankan terduga pelaku dari amukan massa sebelum polisi tiba.

Setelah sempat menjalani perawatan medis secara intensif di Rumah Sakit Dian Harapan selama dua belas hari, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Kamis kemarin.

Pihak Kepolisian Resor Jayapura menegaskan bahwa kasus kekerasan yang menimpa anak di bawah umur ini menjadi atensi serius demi penegakan hukum yang adil.

Saat ini aparat kepolisian masih terus melakukan pendalaman serta pemeriksaan saksi secara intensif sebelum menetapkan status tersangka dalam perkara tersebut.

Komentar