Delegasi Iran Tiba di Swiss, Bawa Agenda Konflik Lebanon hingga Blokade Ekonomi

JurnalPatroliNews – Zurich – Delegasi Iran menegaskan bahwa eskalasi konflik di Lebanon akan menjadi agenda utama dalam forum perundingan bilateral bersama Amerika Serikat yang digelar di Swiss.

Selain membahas situasi geopolitik di Timur Tengah, otoritas Teheran juga dijadwalkan membawa poin krusial mengenai pencairan aset negara yang dibekukan serta pembukaan akses penjualan minyak mentah internasional.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menyatakan bahwa tindakan sepihak Israel yang terus melanggar komitmen di Lebanon mendesak untuk dibahas dalam pertemuan tingkat tinggi tersebut.

Baghaei menambahkan bahwa perwakilan negaranya akan berupaya keras melobi penerbitan izin-izin regulasi yang diperlukan guna memulihkan stabilitas ekonomi domestik Iran melalui ekspor energi.

Di sisi lain, perwakilan Pemimpin Tertinggi Iran untuk Korps Garda Revolusi Islam Hojjatoleslam Abdollah Haji Sadeghi menekankan bahwa posisi negaranya sangat kuat dan penuh kehati-hatian dalam meja diplomasi ini.

Pihak otoritas keagamaan dan militer menegaskan bahwa skema negosiasi bukanlah pilihan utama dan Teheran tidak merasa khawatir sama sekali apabila forum tersebut berakhir tanpa kesepakatan.

Rombongan delegasi Iran yang dipimpin langsung oleh Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi dilaporkan telah mendarat di Swiss menggunakan pesawat khusus.

Sementara itu, delegasi Amerika Serikat di bawah pimpinan JD Vance juga telah tiba di lokasi perundingan dengan pengawalan ketat menuju kawasan resor pegunungan Burgenstock.

Komentar