JurnalPatroliNews – Jakarta -Polres Metro Tangerang Kota memanfaatkan euforia Piala Dunia FIFA 2026 sebagai sarana mempererat hubungan dengan berbagai elemen masyarakat. Melalui kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar di Gedung Parkir Lantai 1 Polres Metro Tangerang Kota, Selasa (30/6/2026), kepolisian mengajak mahasiswa, komunitas, dan mitra kamtibmas memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Tangerang.
Sekitar 100 peserta menghadiri kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Mereka berasal dari berbagai organisasi mahasiswa, komunitas masyarakat, serta mitra kepolisian yang selama ini aktif mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, didampingi Wakapolres AKBP Eko Bagus Riyadi, para pejabat utama, kapolsek jajaran, serta personel Polres Metro Tangerang Kota.
Sejumlah organisasi dan komunitas yang hadir antara lain GMNI, HMI DIPO, HMI MPO, Pokja, Ojol Kamtibmas, Senkom, Pokdar Kamtibmas, SEPETA, dan PORMI Kota Tangerang.
Momentum kebersamaan itu diawali dengan menyaksikan pertandingan babak gugur Piala Dunia FIFA 2026 antara Belanda dan Maroko. Selain menikmati pertandingan sepak bola, peserta juga disuguhi hiburan musik, sesi ramah tamah, penyerahan bingkisan kepada perwakilan mahasiswa dan komunitas, serta diakhiri dengan foto bersama.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri dalam membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, nobar bukan sekadar menjadi ruang hiburan bersama, tetapi juga wadah memperkuat kemitraan antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini kami ingin mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat. Nobar ini bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi menjadi momentum memperkuat kebersamaan serta kolaborasi dalam menjaga keamanan di Kota Tangerang,” ujar Jauhari.
Ia menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan semata-mata menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh komponen masyarakat.
Karena itu, Kapolres mengajak mahasiswa, tokoh masyarakat, dan berbagai komunitas untuk terus menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga persatuan, menangkal penyebaran hoaks, menghindari provokasi, serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Kami berharap mahasiswa, tokoh masyarakat, dan seluruh komunitas terus menjadi mitra Polri dalam menjaga persatuan, mencegah penyebaran hoaks, menghindari provokasi, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun tindak kriminal di lingkungan sekitar.
Ia mengingatkan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan Call Center Polri 110 maupun mendatangi kantor kepolisian terdekat untuk menyampaikan informasi yang membutuhkan penanganan aparat.
“Apabila masyarakat mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas atau membutuhkan kehadiran polisi, segera laporkan melalui Call Center 110 atau kantor kepolisian terdekat. Dengan sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat, keamanan di Kota Tangerang akan semakin terjaga,” pungkasnya.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban. Polres Metro Tangerang Kota berharap agenda serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat kemitraan antara Polri, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di Kota Tangerang.















Komentar