Tragedi di Papua! PT AMA Kehilangan Pilot Nicholas Gosselin dalam Serangan KKB

JurnalPatroliNews | Yahukimo – PT AMA menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya salah satu pilotnya, Capt. Nicholas F. Gosselin, yang menjadi korban dalam serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di kawasan Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (2/7/2026).

Melalui pernyataan resmi yang diunggah di akun Instagram perusahaan, manajemen PT AMA mengaku sangat terpukul atas insiden tersebut. Selain kehilangan armada pesawat yang dibakar pelaku, perusahaan juga kehilangan sosok pilot yang selama ini dikenal memiliki dedikasi tinggi dalam melayani penerbangan di wilayah Papua.

“Kami keluarga besar PT AMA sangat merasa kehilangan dan terpukul atas kejadian yang menimpa kami,” tulis manajemen PT AMA dalam pernyataannya yang dikutip Jumat (3/7/2026).

Perusahaan menyebut kepergian Capt. Nicholas bukan hanya kehilangan seorang pilot, tetapi juga seorang rekan dan sahabat yang telah mengabdikan diri untuk melayani masyarakat di wilayah pedalaman Papua.

“Kami kehilangan pesawat kami, terlebih kami sangat kehilangan teman, sahabat, pilot kami Capt. Nicholas F. Gosselin yang turut menjadi korban atas kejadian tersebut,” lanjut pernyataan itu.

PT AMA juga menyampaikan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian almarhum selama bertugas.

Manajemen turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan seraya mendoakan agar diberikan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian, dedikasi, komitmen, dan pelayanan di Tanah Papua dan PT AMA. Kiranya Tuhan memberikan kekuatan dan memberkati keluarga yang ditinggalkan,” tulis perusahaan.

TNI Evakuasi Jenazah

Sementara itu, aparat TNI telah mengevakuasi jenazah Capt. Nicholas dari lokasi kejadian untuk proses penanganan lebih lanjut.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, menjelaskan bahwa serangan tersebut mengakibatkan pilot meninggal dunia di lokasi, sedangkan tujuh penumpang lainnya berhasil selamat.

Seluruh penumpang yang berada di dalam pesawat dilaporkan merupakan Orang Asli Papua (OAP) dan saat ini berada dalam kondisi aman.

“Ketujuh penumpang dilaporkan selamat dan seluruhnya telah dievakuasi dalam kondisi aman,” ujar Tri.

Pesawat Dibakar

Selain mengakibatkan korban jiwa, kelompok bersenjata juga membakar pesawat milik PT AMA yang berada di Bandara Ipdeheik.

Berdasarkan informasi awal yang diperoleh aparat keamanan, aksi penyerangan tersebut diduga dilakukan oleh kelompok OPM XVI/Yahukimo yang disebut dipimpin Elkius Kobak.

Aparat gabungan saat ini masih melakukan pendalaman terhadap peristiwa tersebut sekaligus memperkuat pengamanan di wilayah Yahukimo guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan lanjutan.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat tingginya risiko yang dihadapi para awak penerbangan sipil yang bertugas melayani mobilitas masyarakat di wilayah pedalaman Papua, khususnya pada daerah-daerah dengan kondisi keamanan yang masih rawan.

Komentar