JurnalPatroliNews | Cirebon – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat, menjadi sasaran aksi pembobolan yang mengakibatkan 177 lembar blanko buku nikah resmi dilaporkan hilang. Peristiwa tersebut diketahui pada Jumat (24/7/2026) pagi dan kini tengah dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Hilangnya blanko buku nikah pertama kali diketahui oleh Ahmad Romadhon (37), petugas kebersihan KUA Kesambi, saat datang untuk menjalankan aktivitas rutin membersihkan kantor.
Saat tiba di lokasi, Ahmad mendapati pintu samping kantor dalam keadaan terbuka, sehingga menimbulkan kecurigaan.
“Saya rencana mau bersih-bersih ruang kantor. Begitu sampai di ruang bagian samping, pintunya sudah dalam keadaan terbuka,” ujar Ahmad saat ditemui di lokasi kejadian.
Merasa ada kejanggalan, Ahmad segera menghubungi Azis (55), staf administrasi KUA Kesambi. Atas arahan rekannya tersebut, ia kemudian memeriksa sejumlah ruangan di dalam kantor.
Kecurigaan itu terbukti ketika memasuki ruang Kepala KUA. Laci meja yang selama ini digunakan sebagai tempat penyimpanan blanko buku nikah ditemukan dalam kondisi terbuka.
“Saat pintu ruang kepala dibuka, kondisi laci tempat menyimpan blanko buku nikah sudah terbuka dan kosong. Ada 177 blanko yang hilang,” ungkap Ahmad.
Blanko buku nikah yang hilang merupakan dokumen negara yang digunakan dalam penerbitan buku nikah resmi, sehingga kehilangan tersebut menjadi perhatian serius.
Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembobolan, termasuk menelusuri cara pelaku masuk ke dalam kantor serta kemungkinan adanya rekaman kamera pengawas (CCTV) atau barang bukti lain di lokasi kejadian.
Selain itu, penyidik juga diperkirakan akan mendalami potensi penyalahgunaan blanko buku nikah yang hilang, mengingat dokumen tersebut merupakan dokumen resmi negara yang memiliki nilai administrasi dan hukum.
Pihak KUA bersama instansi terkait juga diperkirakan akan melakukan langkah-langkah pengamanan administrasi guna mencegah penyalahgunaan blanko yang telah dilaporkan hilang.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai identitas pelaku maupun motif di balik aksi pembobolan tersebut.










Komentar