Merah Putih Berjaya! Indonesia Panen 27 Medali di Kejuaraan Taekwondo Asia

JurnalPatroliNews – Jakarta – Kontingen Indonesia menunjukkan dominasinya pada 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 dengan membukukan 27 medali sementara, terdiri atas 9 emas, 5 perak, dan 13 perunggu.

Hasil tersebut menempatkan Merah Putih sebagai salah satu kekuatan utama dalam kejuaraan bergengsi berlevel G2 World Taekwondo yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

Setelah tim poomsae (seni) memastikan diri menjadi juara umum, giliran atlet kyorugi (tarung) yang mempertegas superioritas Indonesia melalui rentetan kemenangan pada partai final.

Salah satu penampilan paling mencuri perhatian datang dari Muhammad Raihan Fadila yang turun di kelas Under 80 kilogram putra. Atlet Pelatnas Taekwondo Indonesia itu sukses mempersembahkan medali emas usai mengalahkan wakil India, Akshay Hooda, dalam dua ronde langsung dengan skor 2-0, Senin (3/8/2026).

Kemenangan tersebut menjadi momen istimewa bagi Raihan karena diraih di hadapan pendukung sendiri sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam perburuan medali di ajang internasional tersebut.

“Alhamdulillah bisa mempersembahkan medali emas untuk Indonesia. Sejak awal saya optimistis bisa meraih kemenangan. Final ini menjadi momen yang sangat berkesan karena saya bisa naik podium di hadapan masyarakat Indonesia,” ujar Raihan usai pertandingan.

Prestasi tersebut memiliki nilai lebih karena Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 merupakan turnamen berstatus G2 World Taekwondo, yang poinnya diperhitungkan dalam klasemen menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

Perjalanan Raihan menuju podium tertinggi tidak berlangsung mudah. Pada babak sebelumnya, ia harus menghadapi taekwondoin Kazakhstan, Aburakhmon Maripov, dan berhasil menang dengan skor 2-1.

Kemenangan itu sekaligus menjadi ajang revans bagi Indonesia setelah Maripov sebelumnya menghentikan langkah dua atlet Merah Putih, Arya Danu Susilo dan I Nyoman Narayana Divta.

Sementara itu, partai final kelas Under 57 kilogram putri menghadirkan duel sesama atlet Indonesia. Laga bertajuk all-Indonesian final tersebut dimenangkan Aqila Ramadani asal Jawa Barat yang berhasil menundukkan atlet Pelatnas Silvana Lamanda dengan skor 2-0, sehingga menambah koleksi emas bagi tuan rumah.

Dominasi Indonesia tidak hanya terlihat di nomor tarung. Sebelumnya, tim poomsae telah memastikan diri sebagai juara umum, memperlihatkan kekuatan Indonesia di dua disiplin utama cabang olahraga taekwondo.

Hingga hari ketiga penyelenggaraan, Indonesia telah mengumpulkan 27 medali, terdiri atas 9 emas, 5 perak, dan 13 perunggu. Perolehan tersebut masih berpeluang bertambah karena nomor kyorugi dijadwalkan berlangsung hingga Rabu (5/8/2026).

Salah satu atlet yang masih akan memperkuat Indonesia adalah Muhammad Bassam Raihan, yang dijadwalkan turun bertanding pada pertandingan berikutnya.

Dengan torehan sementara tersebut, Indonesia semakin menegaskan diri sebagai salah satu kekuatan utama taekwondo Asia sekaligus mengirim sinyal positif dalam persiapan menghadapi berbagai kejuaraan internasional, termasuk kualifikasi menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

Komentar