Jelang HUT RI ke-81, Ribuan Pemuda Tangerang Deklarasikan 3 Tekad Kebangsaan

JurnalPatroliNews | Tangerang — Semangat kebangsaan menyala di Kota Tangerang menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ribuan pemuda bersama masyarakat mengikuti Kirab Merah Putih yang digelar Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kota Tangerang dan Barisan Intelektual Strategis Objektif Nasional (Bison), Minggu (16/8/2026).

Kirab dimulai dari kawasan Stadion Benteng Reborn menuju kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Sepanjang perjalanan, nuansa merah putih mendominasi kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat tersebut.

Tidak sekadar menjadi parade menyambut 17 Agustus, kegiatan itu juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan komitmen kebangsaan.

Ribuan peserta mendeklarasikan sikap “Kedaulatan Indonesia Emas Merdeka dari Ancaman Korupsi, Bebas dari Jerat Narkoba dan Teguh Menjaga Kebhinekaan.”

Deklarasi tersebut dipimpin Ketua Bison Nasional Ginka Febriyanti Ginting dan menjadi salah satu bagian penting dari rangkaian Kirab Merah Putih.

Pesan yang disampaikan tidak hanya berkaitan dengan semangat kemerdekaan, tetapi juga tantangan yang dihadapi generasi muda dalam menjaga masa depan Indonesia. Korupsi, narkoba dan ancaman terhadap kebhinekaan ditempatkan sebagai persoalan yang harus dihadapi secara bersama.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, Wali Kota Tangerang Sachrudin, perwakilan Kementerian Dalam Negeri melalui Direktur Waspada Nasional, Ketua Bison Nasional Ginka Febriyanti Ginting serta jajaran pengurus Bison Indonesia.

Gubernur Banten Andra Soni memberikan apresiasi terhadap keterlibatan anak muda dalam kegiatan tersebut.

Menurut Andra, partisipasi generasi muda menjadi bagian penting dalam menjaga semangat perjuangan dan kecintaan terhadap bangsa.

“Ini adalah bentuk wujud kecintaan kita kepada Republik Indonesia,” ujar Andra seusai kegiatan.

Andra juga mengingatkan generasi muda agar tidak melupakan sejarah perjuangan para pendahulu. Ia menyinggung sejumlah tokoh muda yang memiliki jejak dalam perjuangan bangsa, termasuk Daan Mogot serta Soebianto Djojohadikoesoemo dan Soejono Djojohadikoesoemo.

Pesan tersebut dinilai relevan dengan tantangan generasi saat ini. Jika generasi terdahulu berjuang mempertahankan kemerdekaan dengan kekuatan fisik dan pengorbanan jiwa, generasi sekarang memiliki tantangan berbeda dalam mempertahankan nilai-nilai kebangsaan.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin menyambut positif pelaksanaan Kirab Merah Putih. Menurutnya, kegiatan tersebut mampu membangkitkan kembali semangat nasionalisme, khususnya di kalangan anak muda.

“Ini menjadi dorongan moral bagi anak-anak muda untuk terus berjuang mengisi alam kemerdekaan melalui karya dan pembangunan,” kata Sachrudin.

Bagi Kota Tangerang, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan dapat menjadi ruang bersama untuk memperkuat persatuan.

Merah Putih yang dikirab bukan hanya simbol perayaan menjelang 17 Agustus. Di baliknya terdapat pesan tentang tanggung jawab setiap generasi dalam menjaga Indonesia tetap berdiri sebagai bangsa yang berdaulat dan beragam.

Deklarasi yang mengiringi kirab juga memberikan penekanan bahwa mengisi kemerdekaan membutuhkan lebih dari sekadar seremoni. Generasi muda dituntut memiliki keberanian untuk menolak korupsi, menjauhi narkoba, menjaga toleransi dan mempertahankan kebhinekaan.

Dari Stadion Benteng Reborn hingga kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kirab Merah Putih akhirnya menjadi gambaran semangat masyarakat menyambut 81 tahun kemerdekaan.

Bendera Merah Putih berkibar, sementara pesan kebangsaan disuarakan dari generasi muda.

Momentum tersebut sekaligus menegaskan bahwa perjuangan mengisi kemerdekaan terus berlangsung. Bentuknya kini bukan lagi mengangkat senjata, melainkan membangun karakter, menjaga persatuan, melawan berbagai ancaman sosial dan menghasilkan karya bagi masa depan Indonesia.

Komentar