Dini Hari Pasar Bintara Bekasi Terbakar, Api Diduga Berasal dari Tiang Listrik

JurnalPatroliNews | Bekasi — Kebakaran melanda kawasan pedagang kaki lima di Pasar Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (24/8/2026) dini hari. Kobaran api menghanguskan sejumlah lapak pedagang dan sempat membuat suasana di sekitar pasar panik.

Command Center Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi menyebut laporan kebakaran diterima sekitar pukul 00.47 WIB. Api diduga bermula dari arus pendek listrik pada tiang di sekitar lokasi.

Percikan dari korsleting tersebut kemudian mengenai terpal yang mudah terbakar. Api selanjutnya merambat ke sejumlah material mudah terbakar di area pedagang kaki lima.

“Menurut informasi yang didapat dari Kepala Pengelola Pasar, kebakaran terjadi karena arus pendek tiang listrik yang percikannya mengenai terpal yang mudah terbakar dan merembet ke benda-benda yang mudah terbakar di area pedagang kaki lima Pasar Bintara,” kata Command Center Damkar Kota Bekasi.

Begitu menerima laporan, petugas Damkar Kota Bekasi langsung bergerak menuju lokasi untuk mengendalikan kobaran api dan mencegah perambatan ke area lain.

Sebanyak sembilan unit mobil pemadam dengan dukungan 54 personel dikerahkan dalam operasi pemadaman.

Petugas berjibaku selama lebih dari dua jam hingga seluruh titik api berhasil dikendalikan. Penanganan kebakaran dinyatakan selesai sekitar pukul 03.00 WIB.

“Untuk saat ini situasi sudah padam. Awal kejadian 00.47 WIB dan selesai penanganan jam 03.00 WIB,” ujar petugas Command Center.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan tidak terdapat titik api yang kembali menyala.

Hingga Senin pagi, jumlah pasti kios maupun lapak yang terdampak belum dapat dipastikan.

Damkar Kota Bekasi masih melakukan pendataan bersama pihak terkait untuk mengetahui luas area yang terbakar serta jumlah kerusakan yang ditimbulkan.

Karena itu, informasi mengenai jumlah kios yang hangus masih belum dapat dipastikan secara resmi.

Sejumlah laporan dari lokasi menyebut api melahap banyak lapak pedagang. Namun, angka tersebut masih berupa keterangan awal dan belum menjadi data resmi pemerintah.

Kebakaran juga menyebabkan sejumlah pedagang kehilangan tempat usaha dan barang dagangan. Material lapak yang sebagian mudah terbakar membuat api relatif cepat merambat di antara area pedagang.

Dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik di tiang sekitar pasar. Percikan listrik disebut menyambar terpal sebelum kemudian menjalar ke material lain yang mudah terbakar.

Meski demikian, penyelidikan dan pendataan masih berlangsung untuk memastikan kronologi serta penyebab kebakaran secara lebih lengkap.

Peristiwa tersebut kembali menyoroti pentingnya aspek keselamatan instalasi listrik di kawasan pasar dan area perdagangan yang menggunakan banyak material mudah terbakar.

Dengan api telah berhasil dipadamkan, perhatian berikutnya diarahkan pada pendataan kerugian serta memastikan kondisi lokasi aman bagi pedagang dan masyarakat sekitar.

Pihak Damkar Kota Bekasi menyatakan laporan lengkap mengenai dampak kebakaran masih dalam proses penyusunan.

Komentar