Mako Brigif TP 28/Bari Fola Dipantau Ketat, Tim Itjen Kemhan Cek Kondisi Lapangan

JurnalPatroliNews | Halmahera Timur — Pembangunan Markas Komando (Mako) Brigif TP 28/Bari Fola di Kota Maba, Halmahera Timur, mendapat pengawasan langsung dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pertahanan (Itjen Kemhan).

Tim II Itjen Kemhan melaksanakan Pengawasan dan Peninjauan Pembangunan (Wasjaubang) untuk memastikan pembangunan satuan berjalan sesuai perencanaan, ketentuan dan sasaran yang telah ditetapkan, Sabtu (12/9/2026).

Rombongan dipimpin Ketua Tim Marsma M. Ali Imron, S.Sos., M.M., dan diterima langsung Komandan Brigif TP 28/Bari Fola Kolonel Inf Rinto Wijaya, S.A.P., M.I.Pol., M.Han.

Pengawasan lapangan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pembangunan fasilitas militer tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga dapat dipantau secara faktual berdasarkan kondisi pekerjaan di lokasi.

Paparan Awali Pengawasan

Sebelum melihat langsung lokasi pembangunan, Komandan Brigif TP 28/Bari Fola menyampaikan paparan mengenai perkembangan pembangunan satuannya.

Paparan berlangsung di Marshaling Area Brigif TP 28/Bari Fola. Materi tersebut memberikan gambaran kepada Tim II Itjen Kemhan mengenai tahapan pekerjaan sekaligus perkembangan pembangunan yang sedang berlangsung.

Paparan menjadi bagian penting dalam proses pengawasan karena memberikan dasar bagi tim untuk mencermati kesesuaian antara rencana pembangunan dengan kondisi aktual di lapangan.

Setelah menerima penjelasan tersebut, Tim II Itjen Kemhan bersama rombongan bergerak meninjau sejumlah bagian pembangunan Mako Brigif TP 28/Bari Fola.

Cek Langsung Kondisi Lapangan

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung progres pekerjaan pembangunan.

Pengawasan lapangan juga menjadi sarana memastikan pelaksanaan pembangunan tetap mengacu pada rencana dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Dengan melihat kondisi aktual di lokasi, berbagai perkembangan pekerjaan dapat dievaluasi secara lebih objektif. Pemeriksaan semacam ini penting untuk mengidentifikasi apabila terdapat hal-hal yang perlu mendapat perhatian atau penyesuaian selama proses pembangunan berlangsung.

Wasjaubang sekaligus menunjukkan bahwa pengawasan pembangunan fasilitas pertahanan dilakukan secara berjenjang, dengan menempatkan kesesuaian pekerjaan sebagai bagian penting dari pencapaian sasaran pembangunan.

Fasilitas Harus Mendukung Kesiapan Satuan

Pembangunan Mako Brigif TP 28/Bari Fola tidak semata berkaitan dengan pembangunan fisik.

Keberadaan markas dan fasilitas pendukung harus mampu menunjang pelaksanaan tugas pokok satuan serta mendukung kesiapan operasional personel.

Karena itu, pengawasan terhadap pembangunan menjadi penting agar hasil pekerjaan nantinya dapat memberikan dukungan optimal terhadap kebutuhan organisasi.

Aspek ketertiban pelaksanaan, kesesuaian dengan perencanaan dan ketepatan sasaran menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari proses pembangunan fasilitas satuan.

Setelah Mako, Tim Bergerak ke Ekor

Setelah rangkaian pengawasan dan peninjauan pembangunan Mako Brigif TP 28/Bari Fola selesai, Tim II Itjen Kemhan beserta rombongan melanjutkan serpas menuju Ekor atau Yonif TP 866/SG.

Pergerakan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan berikutnya yang masih terkait dengan pelaksanaan tugas pengawasan di wilayah tersebut.

Kehadiran Tim II Itjen Kemhan di Halmahera Timur sekaligus memperlihatkan pentingnya pengawasan berkelanjutan terhadap pembangunan fasilitas pertahanan, terutama untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi kesiapan satuan.

Pada akhirnya, pembangunan Mako Brigif TP 28/Bari Fola diharapkan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi benar-benar menjadi fasilitas yang mampu memperkuat dukungan terhadap pelaksanaan tugas Brigif TP 28/Bari Fola di wilayah penugasannya

Komentar