Yayasan Dana Darma Pancasila

Oleh:Yudi Latif

Yayasan Dana Darma Pancasila (DDP) adalah lembaga filantropi dan kecendekiaan yang memobilisasi sumber daya untuk mengarusutamakan Pancasila sebagai paradigma pembangunan Indonesia merdeka.

Lembaga ini didirikan atas kesadaran bahwa Pancasila tidak cukup dipahami sebagai dasar filosofis yang abstrak. Pancasila juga tidak cukup ditempatkan sebagai landasan normatif yang legalistik dan formalistik. Pancasila perlu dihidupkan sebagai ideologi kerja yang menjadi kerangka interpretasi untuk bertindak dalam usaha mewujudkan cita-cita nasional.

Untuk itu, DDP mendorong pemikiran dan aksi kebangsaan melalui tiga ranah peradaban: tata nilai mental-kultural, tata kelola kelembagaan sosial-politik, dan tata sejahtera perekonomian yang berkemakmuran dan berkeadilan.

Ketiga ranah itu menjadi
kerangka konseptual bagi upaya membangun kehidupan kewargaan yang kompeten, berkepribadian dan berintegritas; politik dan pemerintahan yang bersih, inklusif dan efektif; serta kemakmuran ekonomi yang inklusif dengan nilai tambah yang tinggi dan rantai nilai yang luas.

Sebagai lembaga filantropi, DDP menggalang dan menyalurkan sumber daya bagi pendidikan, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat. Dukungan tersebut terutama diarahkan untuk memperkuat pemikiran dan pengamalan Pancasila.

Salah satu program unggulannya adalah dukungan penelitian bagi mahasiswa pascasarjana (S2 dan S3). Program ini ditujukan bagi mereka yang mengembangkan kajian tentang pemikiran dan pengamalan Pancasila.

DDP juga menyelenggarakan Sekolah Kebangsaan “Belajar Indonesia Merdeka” (BINEKA).
sekolah kader yang mempertemukan tunas-tunas pemimpin dari seluruh penjuru tanah air untuk belajar, bertukar pikiran, dan berjuang bersama menjadi Indonesia yang berjiwa merdeka berlandaskan Pancasila.

Selain itu, DDP berupaya membangun jaringan cendekia, inkubasi bisnis, dan gerakan kebajikan Pancasila. Jaringan ini melibatkan kerjasama penta helix sebagai ruang bertemunya inisiatif, pengetahuan, dan pengalaman kebangsaan. Dari sana diharapkan tumbuh ekosistem intelektual, partisipasi, dan gerakan sosial yang memperkuat pembudayaan Pancasila dalam kehidupan publik.

Komentar