Penyelam TNI AL Buka Akses Bangkai Kapal, Tiga Korban Berhasil Dievakuasi

JurnalPatroliNews | Masalembo – Operasi pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8 memasuki hari ke-17. Tim penyelam TNI Angkatan Laut bersama SAR gabungan kembali menembus badan kapal yang tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa, Selasa (29/9/2026).

Dalam penyelaman tersebut, tiga korban berjenis kelamin laki-laki ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bagian dalam kapal.

Penemuan tiga jenazah itu dilakukan oleh penyelam TNI AL dari Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) dan Satuan Komando Penyelam Bawah Air (Satkoppeba) bersama unsur SAR gabungan.

Penyelam Buka Akses ke Dalam Kapal

Untuk mencapai bagian dalam bangkai kapal, penyelam melakukan penyisiran pada sisi lambung kanan KM Virgo Transport 8.

Akses menuju bagian dalam kapal dibuka dengan memecahkan kaca jendela anjungan dan bagian buritan. Langkah tersebut dilakukan agar tim penyelam dapat memasuki sejumlah bagian kapal yang menjadi lokasi pencarian.

Pada penyelaman tahap keempat dan kelima, tim berhasil menemukan tiga jenazah.

Dua jenazah pertama berhasil dievakuasi pada sekitar pukul 15.23 WITA. Selanjutnya, satu jenazah kembali ditemukan dan dievakuasi sekitar pukul 16.03 WITA.

Ketiga korban kemudian dievakuasi menggunakan unsur kapal yang berada di lokasi operasi, termasuk KRI Raden Eddy Martadinata (KRI REM-331) dan KN Purworejo, untuk selanjutnya dibawa ke Banjarmasin.

Setibanya di Banjarmasin, jenazah diserahkan kepada tim terkait untuk menjalani proses identifikasi dan penanganan sesuai prosedur.

182 Korban Telah Ditemukan

Berdasarkan perkembangan operasi hingga hari ke-17, Tim SAR Gabungan mencatat 182 orang telah ditemukan dari total 243 orang yang tercantum dalam manifest KM Virgo Transport 8.

Dari jumlah tersebut, 108 orang dinyatakan selamat, sementara 74 orang meninggal dunia.

Adapun 61 orang lainnya masih dalam pencarian.

Operasi pencarian masih dilakukan dengan menyisir bangkai kapal dan wilayah perairan di sekitar lokasi tenggelamnya KM Virgo Transport 8.

Kondisi bangkai kapal dan medan bawah air menjadi salah satu tantangan bagi tim penyelam dalam membuka akses ke bagian-bagian kapal yang belum dapat diperiksa.

Identifikasi Menjadi Tahap Berikutnya

Tiga jenazah yang baru ditemukan selanjutnya menjalani proses identifikasi oleh tim terkait di Banjarmasin.

Proses identifikasi korban KM Virgo Transport 8 dilakukan dengan mencocokkan data korban yang ditemukan dengan data ante-mortem yang diperoleh dari keluarga. Pada korban yang ditemukan setelah beberapa hari, proses identifikasi dapat menghadapi kendala akibat kondisi jenazah.

Karena itu, penemuan jenazah di lokasi tidak selalu langsung diikuti dengan pengungkapan identitas korban. Tim identifikasi harus memastikan kecocokan berdasarkan prosedur yang berlaku sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga.

Pencarian Belum Berakhir

Dengan masih adanya 61 orang yang belum ditemukan, operasi SAR KM Virgo Transport 8 terus dilanjutkan.

Setiap penyelaman menjadi bagian penting dalam upaya menemukan korban yang masih berada di dalam kapal maupun di sekitar lokasi kecelakaan.

Bagi TNI AL dan unsur SAR gabungan, operasi tersebut bukan hanya persoalan pencarian. Upaya evakuasi juga menjadi bagian dari tanggung jawab kemanusiaan untuk memberikan kepastian kepada keluarga yang masih menunggu kabar anggota keluarganya.

Penemuan tiga jenazah pada hari ke-17 kembali menunjukkan bahwa pencarian di dalam bangkai kapal masih menjadi salah satu titik penting dalam operasi.

Tim gabungan pun terus bekerja untuk mengevakuasi korban yang masih berada di lokasi, sekaligus memastikan setiap jenazah yang ditemukan mendapatkan penanganan dan penghormatan yang layak sebelum dikembalikan kepada keluarga.

Komentar