Latgabma Keris Woomera 2026, TNI AL dan Australia Uji Kemampuan Operasi Maritim

JurnalPatroliNews | Bali — TNI terus memperkuat kemampuan operasi maritim dan kerja sama pertahanan dengan negara sahabat melalui Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026. Dalam kegiatan tersebut, KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367 bersama Helikopter Panther HS-1305 Puspenerbal berlatih dengan tiga kapal perang Angkatan Bersenjata Australia di perairan utara Pulau Bali, Minggu (18/10/2026).

Tiga kapal perang Australia yang terlibat dalam latihan tersebut adalah HMAS Choules, HMAS Stalwart, dan HMAS Perth. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapan operasional, kemampuan taktis, serta koordinasi antarkapal dalam pelaksanaan operasi maritim gabungan.

Berbagai serial latihan dilaksanakan untuk menguji kemampuan unsur laut dalam menghadapi beragam skenario operasi. Materi latihan meliputi pendaratan amfibi, dukungan tembakan meriam laut (Naval Gun Firing Support), peperangan antikapal selam, peperangan antarkapal permukaan, dan peperangan antiudara.

Selain itu, latihan mencakup operasi helikopter, formasi manuver taktis, Ship Rider, pengisian logistik di laut (Replenishment at Sea), Maritime Domain Awareness, serta Force Protection atau perlindungan unsur selama operasi.

Uji Kesiapan dan Koordinasi Operasi Gabungan

Komandan KRI SIM-367 Letkol Laut (P) Rakhmad Widiyanto menyampaikan bahwa latihan bersama tersebut menjadi momentum strategis untuk menguji kesiapan operasional kapal perang sekaligus meningkatkan kemampuan taktis prajurit.

Latihan ini juga memberikan kesempatan bagi unsur TNI Angkatan Laut dan Angkatan Bersenjata Australia untuk menyelaraskan prosedur komunikasi, manuver, serta koordinasi dalam berbagai skenario operasi maritim.

Kesamaan pemahaman prosedur menjadi salah satu aspek penting dalam operasi bersama, terutama ketika melibatkan kapal perang dan unsur udara dari negara berbeda.

Perkuat Diplomasi Militer di Indo-Pasifik

Keterlibatan KRI SIM-367 dan Helikopter Panther HS-1305 bersama tiga kapal perang Australia menunjukkan upaya mempererat hubungan pertahanan kedua negara melalui kegiatan latihan bersama.

Selain meningkatkan profesionalisme prajurit, Latgabma Keris Woomera 2026 menjadi sarana membangun rasa saling percaya dan memperkuat kerja sama di bidang keamanan maritim.

Melalui kegiatan tersebut, TNI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kemampuan personel dan kesiapan alutsista sekaligus memperluas kolaborasi dengan angkatan bersenjata negara sahabat.

Kerja sama Indonesia–Australia di laut diharapkan turut mendukung terciptanya stabilitas dan perdamaian kawasan Indo-Pasifik di tengah dinamika keamanan maritim yang terus berkembang.

Komentar