JurnalPatroliNews | Banten — Kabar membanggakan datang dari keluarga besar KH. Edi Alhikmah, Pimpinan Pesantren Tahfidz Darul Hikmah Albantani, Cilegon, Banten. Putra kelima beliau, Adi Basarudin Alhafidz, S.Ag., bersiap melanjutkan perjalanan akademiknya ke Makkah, Arab Saudi, setelah menyelesaikan pendidikan sarjana di IAIB Serang.
Pencapaian gelar Sarjana Agama (S.Ag.) menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan Adi menuntut ilmu. Keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga membawa harapan bagi lingkungan pesantren agar tradisi pendidikan dan pendalaman ilmu agama terus berlanjut.
Rencana melanjutkan pendidikan ke Tanah Suci itu disampaikan pada 18 Oktober 2026. Berdasarkan rencana yang telah disiapkan, Adi dijadwalkan berangkat pada 24 Oktober 2026 melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Jeddah, Arab Saudi, sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah.
Keberangkatan tersebut diharapkan menjadi awal dari babak baru dalam perjalanan pendidikannya. Makkah, yang memiliki kedudukan istimewa bagi umat Islam, menjadi tujuan untuk memperdalam pengetahuan keislaman sekaligus memperluas wawasan dalam memahami ajaran agama.
Melanjutkan Ikhtiar Menuntut Ilmu di Tanah Suci
Melanjutkan pendidikan ke luar negeri merupakan langkah yang membutuhkan kesiapan, ketekunan, serta komitmen untuk terus belajar. Bagi Adi Basarudin Alhafidz, rencana menempuh pendidikan di Makkah diharapkan menjadi kesempatan untuk meningkatkan kapasitas keilmuan dan memperkuat pemahaman agama.
Latar belakang keluarga pesantren juga menjadi bagian penting dari perjalanan tersebut. Sebagai putra kelima KH. Edi Alhikmah, Adi diharapkan dapat menjaga nilai-nilai yang telah ditanamkan keluarga dan lingkungan pendidikan, terutama dalam hal akhlak, kedisiplinan, penghormatan kepada guru, serta tanggung jawab dalam mengamalkan ilmu.
Pendidikan pada hakikatnya tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik. Lebih dari itu, proses belajar diharapkan membentuk pribadi yang berintegritas, memiliki kepedulian sosial, dan mampu menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Dengan bekal pendidikan yang telah ditempuh di IAIB Serang, langkah menuju Makkah menjadi kelanjutan dari ikhtiar untuk memperdalam ilmu dan mempersiapkan diri menghadapi tanggung jawab yang lebih besar pada masa mendatang.
Doa Keluarga Mengiringi Langkah Menuju Makkah
Rencana keberangkatan Adi Basarudin Alhafidz turut disertai harapan dan doa dari keluarga serta lingkungan Pesantren Tahfidz Darul Hikmah Albantani. Keselamatan perjalanan, kesehatan, kelancaran pendidikan, dan keberkahan ilmu menjadi harapan yang mengiringi langkahnya menuju Arab Saudi.
Dukungan keluarga dan lingkungan pesantren diharapkan menjadi sumber semangat bagi Adi untuk menjalani proses pendidikan dengan sungguh-sungguh. Tantangan selama menempuh pendidikan di negeri orang juga membutuhkan keteguhan, kemampuan beradaptasi, serta kesungguhan dalam menjaga tujuan utama menuntut ilmu.
Harapan besar menyertai perjalanan tersebut agar ilmu yang diperoleh kelak dapat diamalkan dan memberikan manfaat bagi keluarga, pesantren, masyarakat, serta umat Islam secara luas.
Selamat dan sukses kepada Adi Basarudin Alhafidz, S.Ag., atas pencapaian akademik dan rencana melanjutkan pendidikan ke Makkah. Semoga perjalanan menuju Tanah Suci berjalan lancar, senantiasa dalam perlindungan Allah SWT, dan menjadi jalan untuk meraih ilmu yang bermanfaat, memperkuat keimanan, serta membentuk akhlak mulia.
Semoga langkah ini menjadi awal dari perjalanan panjang dalam mengabdi kepada agama, bangsa, dan masyarakat. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.









Komentar