JurnalPatroliNews | Bogor — Arah politik luar negeri Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mendapat apresiasi dari Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres. Apresiasi tersebut disampaikan dalam pertemuan keduanya di kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (18/10/2026).
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Guterres memberikan penghargaan terhadap kepemimpinan politik luar negeri Indonesia di bawah pemerintahan Prabowo. Keterangan itu disampaikan melalui unggahan akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet yang dikutip pada Senin (19/10/2026).
“Apresiasi atas kepemimpinan politik luar negeri Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto,” demikian keterangan yang disampaikan Teddy.
Selain menyoroti arah diplomasi Indonesia, Guterres juga mengapresiasi upaya Prabowo dalam mendorong ketertiban dunia. Dukungan Indonesia terhadap rakyat Palestina turut menjadi salah satu perhatian dalam pertemuan tersebut.
“Sekjen PBB mengapresiasi langkah Presiden Prabowo dalam usaha melaksanakan ketertiban dunia serta langkah nyata Indonesia membantu rakyat Palestina,” kata Teddy.
Pertemuan di Hambalang tersebut juga menjadi kesempatan bagi Guterres untuk berpamitan menjelang berakhirnya masa jabatan sebagai Sekretaris Jenderal PBB pada Desember 2026.
Guterres diketahui datang ke Jakarta dari New York, Amerika Serikat, untuk melakukan kunjungan tersebut. Setelah menyelesaikan agenda bersama Prabowo, ia dijadwalkan kembali ke New York.
Apresiasi yang disampaikan Guterres menempatkan diplomasi Indonesia dan dukungan terhadap Palestina sebagai bagian penting dari pembahasan kedua pihak. Pertemuan itu juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara Indonesia dan PBB dalam isu perdamaian serta stabilitas internasional.
Meski demikian, pernyataan apresiasi tersebut sebagaimana disampaikan Sekretariat Kabinet merupakan keterangan resmi mengenai pertemuan. Penilaian lebih luas terhadap pengaruh diplomasi Indonesia di tingkat global tetap perlu dilihat dari perkembangan dan hasil konkret kerja sama internasional.













Komentar