Kapolres Kepulauan Seribu Turun ke Untung Jawa, Warga Sampaikan Keluhan soal Narkoba dan Laut

JurnalPatroliNews | Kepulauan Seribu – Persoalan peredaran narkoba, aktivitas kapal jaring ilegal, hingga perlindungan kearifan lokal menjadi sejumlah aspirasi yang disampaikan warga Pulau Untung Jawa kepada Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Wikha Ardilestanto.

Berbagai keluhan tersebut disampaikan dalam kegiatan tatap muka bertajuk “Ngeriung Bersama Masyarakat” yang berlangsung di Taman Pinisi, Pulau Untung Jawa, Jumat (30/10/2026) pagi.

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara kepolisian dan masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang dinilai membutuhkan perhatian serta tindak lanjut dari aparat terkait.

Kegiatan itu dihadiri sejumlah pejabat utama Polres Kepulauan Seribu, Kapolsek Kepulauan Seribu, Lurah Pulau Untung Jawa, tokoh agama, tokoh masyarakat, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), serta kader Dasawisma.

Dalam sambutannya, Wikha mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk mendengar secara langsung persoalan yang dirasakan masyarakat.

“Kehadiran kami dalam ‘Ngeriung Bersama’ ini adalah untuk mendengar langsung apa yang menjadi kegelisahan warga,” kata Wikha dalam keterangannya, Sabtu (31/10/2026).

Warga Soroti Peredaran Narkoba dan Kapal Jaring Ilegal

Dalam dialog yang berlangsung hangat, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang berkaitan dengan keamanan, ketertiban, serta keberlangsungan lingkungan dan kehidupan sosial di Pulau Untung Jawa.

Salah satu aspirasi yang mengemuka adalah perlunya pengawasan terhadap perizinan kegiatan yang diselenggarakan oleh pemilik modal maupun wisatawan. Masyarakat berharap setiap kegiatan tetap menghormati adat istiadat dan budaya lokal Kepulauan Seribu.

Warga juga menyampaikan kekhawatiran terhadap potensi masuknya narkoba melalui oknum wisatawan. Mereka meminta kepolisian meningkatkan pengawasan dan melakukan penindakan terhadap peredaran narkotika di wilayah tersebut.

Selain persoalan narkoba, aktivitas kapal jaring yang berasal dari luar wilayah juga menjadi perhatian masyarakat. Warga mengeluhkan kegiatan penangkapan ikan yang dinilai berpotensi merusak ekosistem laut, termasuk terumbu karang di sekitar perairan Pulau Untung Jawa.

Masyarakat meminta persoalan tersebut ditindaklanjuti melalui pengawasan dan penegakan hukum oleh Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud).

Aspirasi lainnya berkaitan dengan kesempatan putra-putri asli Kepulauan Seribu untuk mengikuti seleksi penerimaan anggota Polri. Warga berharap anak-anak daerah mendapat perhatian dan kesempatan yang proporsional dalam proses rekrutmen sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolres Janji Perkuat Patroli dan Koordinasi

Menanggapi berbagai masukan tersebut, AKBP Wikha Ardilestanto menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat melalui langkah konkret, termasuk memperketat patroli bahari, meningkatkan penegakan hukum di wilayah perairan, serta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait.

Wikha secara khusus menyoroti persoalan peredaran narkoba dan aktivitas kapal jaring ilegal yang dikeluhkan warga.

“Terkait peredaran narkoba dan pemakan ekosistem laut oleh kapal jaring ilegal, kami pastikan Satpolairud dan Satreskrim akan mengambil langkah penindakan tegas,” tutur Wikha.

Ia juga menegaskan komitmen kepolisian untuk menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat serta menghormati nilai-nilai budaya yang berkembang di Kepulauan Seribu.

“Kami juga berkomitmen untuk selalu menjaga keharmonisan kearifan lokal dalam setiap kegiatan kemasyarakatan,” tambahnya.

Kegiatan silaturahmi dan penyerapan aspirasi tersebut turut melibatkan personel gabungan dari Polsek, TNI AL, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan (Dishub).

Pertemuan berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Melalui dialog langsung seperti ini, kepolisian diharapkan dapat memperoleh gambaran mengenai persoalan di tengah masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelestarian lingkungan perairan Kepulauan Seribu.

Komentar