16 Guru Besar ULM Diduga Langgar Integritas Akademik, Kementerian Turun Tangan

JurnalPatroliNews – Jakarta – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tengah menyelidiki dugaan pelanggaran etika akademik yang melibatkan 16 guru besar Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Menteri Diktisaintek, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti setiap laporan terkait pelanggaran di sektor pendidikan tinggi, baik menyangkut integritas akademik maupun isu lainnya.

“Kalau ada indikasi pelanggaran, tentu akan kami klarifikasi dan periksa secara menyeluruh,” ujar Brian saat ditemui di Jakarta, Rabu (30/7).

Ia menekankan bahwa penyelesaian persoalan semacam ini penting dilakukan agar tidak menghambat kualitas layanan pendidikan.

“Kita ingin memastikan sistem pendidikan kita bersih dari masalah. Bila ada kendala, ya harus segera diperbaiki,” lanjutnya.

Tak hanya persoalan di ULM, Brian juga menyoroti penanganan dugaan kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Ia menyatakan bahwa Kementerian berkomitmen menjaga integritas dan keamanan di lingkungan kampus.

“Kami tetap menjunjung tinggi prinsip praduga tak bersalah dalam setiap proses yang berjalan,” tambahnya.

Sementara itu, pihak ULM menyatakan bahwa proses verifikasi yang tengah dilakukan oleh Inspektorat Jenderal Kemdiktisaintek tidak mengganggu jalannya kegiatan akademik kampus.

Manajemen ULM menegaskan bahwa mereka menghormati tahapan pemeriksaan dan mengapresiasi sikap kooperatif para guru besar yang terlibat, sesuai dengan ketentuan hukum dan etika yang berlaku.