Anies Baswedan Sebut Akses JakWifi kini Tersedia di 9.000 Titik

  • Whatsapp
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Pemprov DKI Jakarta telah memiliki 9.000 titik akses JakWifi di Ibu Kota./net

JurnalPatroliNews – Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Pemprov DKI Jakarta telah memiliki 9.000 titik akses JakWifi di Ibu Kota.

Ia mengatakan, warga DKI yang berada di sekitar titik JakWifi bisa langsung memanfaatkan layanan internet.

Bacaan Lainnya

“Saat ini sudah ada 9.000 titik akses internet nirkabel yakni JakWifi dan ini gratis. Siapa saja datang dekat lokasi itu langsung bisa menggunakan JakWifi,” kata Anies dalam diskusi webinar penanganan Covid-19 DKI Jakarta di Jakarta, Selasa, 24 November 2020.

Lebih lanjut, Anies mengatakan akses JakWifi diharapkan tidak hanya bisa dinikmati oleh pelajar melainkan juga warga Jakarta yang memiliki usaha.

Menurut Anies, akses internet saat ini, mirip dengan penyediaan fasilitas listrik pada 1970 dan 1980-an yang sangat dibutuhkan. Tujuannya agar masyarakat terintegrasi.

Selain itu, kata dia, akses internet juga akan membuat warga lebih inklusif di bidang teknologi informasi sehingga, akses JakWifi ditargetkan bisa dikerjakan di seluruh wilayah Jakarta.

“Ini penyediaan fasilitas keterhubungan secara digital yang akan membantu bagi masyarakat untuk bisa ikut dalam kegiatan perekonomian, ikut dalam kegiatan pembelajaran. Jadi mereka inklusif di dalam teknologi digital,” ucap Anies.

Anies sebelumnya mengatakan, JakWifi merupakan program penyediaan wifi gratis di daerah-daerah yang tidak terjangkau layanan internet gratis.

Ia menyebutkan, kehadiran JakWifi bukan hanya untuk pendidikan, tetapi juga bagian dari penyediaan infrastruktur kota dan perluasan akses internet untuk kebutuhan masyarakat yang melingkupi banyak sektor, dari pendidikan, ekonomi atau usaha, layanan pemerintah dan komunikasi warga.

“Ketika terjadi pandemi ini, begitu banyak dari kita yang harus mengubah pola belajar, pola kerja. Sesuatu yang biasanya dikerjakan jarak dekat, sekarang serba dikerjakan jarak jauh,” ucap Anies, Jumat, 28 Agustus 2020.

Menurut dia, adanya pandemi Covid-19 justru lebih cepat membuat perubahan tumbuhnya kesadaran atas teknologi digital.

(tmp)

Pos terkait