Arab Saudi Meminta Bantuan Rusia Untuk Mencegah Marib Jatuh Ke Tangan Houthi

  • Whatsapp
Suku yang setia kepada kelompok Houthi meneriakkan slogan-slogan dalam pertemuan suku bersenjata pada 8 Juli 2020 di pinggiran Sana'a, Yaman. [Mohammed Hamoud / Getty Images]

Jurnalpatrolinews – Riyadh : Arab Saudi telah meminta Rusia untuk campur tangan dan membantu mencegah kota strategis Marib jatuh ke tangan Houthi Yaman, surat kabar Al-Akhbar melaporkan.

Surat kabar tersebut mengutip sumber yang mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri Saudi, Faisal Bin Farhan, berbicara melalui telepon dengan mitranya dari Rusia, Sergey Lavrov, dan memintanya untuk menengahi antara kerajaan dan Houthi untuk menghentikan kelompok itu maju ke arah Marib.

Bacaan Lainnya

Sumber tersebut menjelaskan bahwa langkah Saudi bertujuan untuk memberikan tekanan pada Amerika Serikat, yang telah mengabaikan seruan Saudi untuk mencegah Houthi mengambil alih Marib karena Presiden Donald Trump disibukkan dengan pemilihan presiden yang dijadwalkan pada November.

Trump sebelumnya telah menggunakan keterlibatan Rusia di Timur Tengah sebagai pembenaran untuk penjualan senjata yang berkelanjutan ke Arab Saudi, yang telah berulang kali dituduh melakukan kejahatan perang oleh badan hak asasi manusia. Presiden AS telah mengatakan jika Washington tidak menyediakan senjata, kerajaan akan melihat ke Rusia dan China untuk mendapatkannya dan Amerika tidak akan mendapat keuntungan sebagai hasilnya.

Pos terkait