BMKG NTB Imbau Warga Pesisir Waspadai Banjir Rob Saat Supermoon Awal Oktober

JurnalPatroliNews – Mataram – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat di wilayah pesisir Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob yang dapat terjadi akibat kombinasi fase purnama dan fenomena supermoon pada awal Oktober 2025.

Kepala Stasiun Meteorologi BMKG NTB, Sartria Topan Primadi, menjelaskan bahwa peringatan dini ini berlaku selama lebih dari sepekan, yakni mulai 6 hingga 14 Oktober 2025.
“Ketinggian pasang air laut diprakirakan bisa melebihi 1,7 meter,” ungkapnya di Mataram, Senin (6/10).

Ia menyebutkan, waktu pasang tertinggi di sejumlah titik berbeda di NTB. Di kawasan Lembar, Lombok Barat, pasang maksimum diperkirakan terjadi antara pukul 22.00 hingga 02.00 WITA, sedangkan di Sape, Bima, terjadi sekitar pukul 23.00 hingga 05.00 WITA.
Menurutnya, wilayah yang berisiko terdampak meliputi seluruh garis pantai di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, termasuk Ampenan, Sekarbela, Gerung, Lembar, Labuhan Lombok, Palibelo, Hu’u, Sape, hingga Asakota.

Topan menjelaskan, meski fenomena purnama dan supermoon tidak secara langsung menimbulkan banjir rob, kombinasi keduanya dapat meningkatkan risiko akibat kenaikan pasang maksimum, terutama di kawasan berdataran rendah atau yang memiliki tanggul dan infrastruktur pesisir yang rusak.
“Kami mengimbau masyarakat di sekitar pesisir dan bantaran sungai untuk tetap waspada serta siaga terhadap potensi dampak pasang air laut tinggi,” katanya.

Fenomena astronomi yang dijuluki Hunter Moon akan muncul pada 7 Oktober 2025, bersamaan dengan supermoon pertama tahun 2025. Dalam peristiwa ini, bulan berada pada jarak terdekatnya dari Bumi, yakni sekitar 361.458 kilometer, yang dapat memperkuat gaya gravitasi bulan dan matahari terhadap air laut.
“Supermoon tersebut terjadi sekitar pukul 10.47 WIB atau 11.47 WITA,” tambah BMKG dalam keterangan resminya.

BMKG juga memproyeksikan dua fenomena supermoon berikutnya yang akan tampak di langit NTB, yakni pada 5 November 2025 pukul 20.19 WITA, dan 4 Desember 2025 pukul 07.14 WITA.