Densus 88 Antiteror Tangkap 99 Terduga Teroris Usai Bom Makassar

  • Whatsapp
Ilustrasi teroris ditangkap (Dok Pixabay)

 JurnalPatroliNews – Jakarta,– Pihak kepolisian terus bergerak mengungkapkan jaringan dan terduga teroris usai bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar. Dilaporkan, 99 terduga teroris ditangkap usai insiden tersebut. 

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, penanganan terorisme di Indonesia menjadi salah satu fokus Polri dalam menjaga situasi kamtibmas di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Dikatakan Ramadhan, Densus 88 Antiteror Polri terus melakukan kegiatan tindakan Kepolisian dalam rangka mencegah aksi terorisme di Tanah Air.

Sejak 29 April hingga 30 Maret 2021, Densus 88 AT Polri berhasil mengamankan 11 terduga teroris kelompok JAD di Makassar.

“Kemarin pada tanggal 29 April 2021 sejak siang hingga malam Densus 88 AT Polri berhasil mengamankan 11 terduga teroris kelompok JAD di Makassar. Ini merupakan jaringan yang sama, yaitu dari Kelompok Vila Mutiara yang kemudian aktif di JAD yang berafiliasi dengan jaringan terorisme ISIS,” katanya.

Disebutkan, JAD merupakan Kelompok Vila Mutiara yang berafiliasi dengan jaringan terorisme ISIS.

Ramadhan menyebutkan, JAD adalah para tersangka teroris yang memiliki keterkaitan dengan peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar. Bahkan Densus 88 Antiteror telah melakukan penahanan terhadap 55 teroris Makassar.

Sebanyak 55 teroris Makassar tersebut terdiri atas 48 laki-laki dan tujuh perempuan.

“Mereka adalah para tersangka teroris yang memiliki keterkaitan dengan peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar. Hingga saat ini, secara global Densus 88 AT Polri telah melakukan penahanan terhadap 55 teroris Makassar yang terdiri dari 48 laki-laki dan tujuh perempuan,” ungkap Ramadhan.

Dari data tersebut, total secara keseluruhan yang telah diamankan usai insiden bom bunuh diri Gereja Katedral di Makassar yang diamankan Polri adalah sebanyak 99 orang dengan rincian, di antaranya di wilayah NTB sebanyak 5 teroris, di Jakarta 12 teroris, di Makassar 55 teroris, di Jatim 5 teroris, Jabar 6 teroris, Jateng 6 teroris, Bekasi satu teroris dan di Yogyakarta 9 teroris.

Polri mengimbau masyarakat untuk lebih meperhatikan sekitar. Jika terlihat yang mencurigakan, maka masyarakat diminta untuk melapor.

(askara)

Pos terkait