Henry Yosodiningrat Sebut Sebagai Umat Islam Saya Malu Ada Keturunan Nabi Tapi Mulutnya ‘Kotor’

  • Whatsapp
Anggota Komisi II DPR RI, Henry Yosodiningrat, merasa malu ada ulama tapi tak bisa menjaga mulutnya/Net

Jurnalpatrolinews – Jakarta : Pernyataan kurang pantas Habib Rizieq Shihab saat berceramah di acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan, Jakarta Pusat, dikritisi politikus PDI Perjuangan, Henry Yosodiningrat.

Habib Rizieq Shihab dianggap tidak menghormati kesakralan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan melontarkan kata-kata kurang pantas di hadapan ribuan jemaahnya.

Bacaan Lainnya

Anggota Komisi II DPR RI ini mengatakan, sejak kecil dirinya kerap mendengarkan ceramah atau siraman rohani saat perayaan Maulid Nabi. Namun, baru kali ini dia mendengar ada ulama bicara kotor justru saat merayakan kelahiran Rasulullah SAW.

“Umur saya ini sudah kepala enam, saya dibiasakan oleh orangtua saya dari saya masih umur belasan tahun, untuk selalu menghadiri kegiatan-kegiatan Maulid Nabi. Kegiatan Maulid Nabi itu pada dasarnya adalah memperingati lahirnya Rasulullah. Belum pernah saya mendengar ada ulama yang ngomong kotor, bicara ‘sampah’ begitu ya,” ucap Henry, Selasa (17/11).

Henry menambahkan, selama ini ulama yang didengarnya kerap menyampaikan bagaimana sikap Nabi Muhammad terhadap kaum kafir Quraisy dan memberikan tauladan yang baik bagi umat, bukan malah bicara kotor.

“Saya belum pernah mendengar ulama siapapun, kecuali Rizieq dan pengikutnya si Maher itu, yang mengucapkan kalimat-kalimat kotor,” tegasnya.

Dirinya juga mengkritisi Habib Rizieq yang mengaku sebagai keturunan Nabi Muhammad, namun perilakunya tidak mencerminkan perilaku Baginda Rasul SAW.

“Kalau dia mengklaim dirinya keturunan Nabi, seharusnya perilakunya, akhlaknya, mencerminkan perilaku dan akhlak Rasul,” katanya.

“Saya sebagai umat Islam merasa malu, ada orang yang mengaku ulama apalagi keturunan rasul tapi mulutnya enggak beda dengan pant*t. Maaf ini saya ngomong begitu. Mulutnya ‘sampah’ gitu ya,” tandasnya.  (Rmol)

Pos terkait