Integrasi Sosial, Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan TNI-Masyarakat di Papua

  • Whatsapp
Integrasi sosial TNI-Masyarakat di Papua (Dok Pen Satgas Yonif RK 751/VJS)

JurnalPatroliNews – Papua,– Komandan Satgas (Dansatgas) Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy DC, didampingi Perwira Seksi Teritorial Satgas Pamrahwan Letda Inf M Ali Sirait, melaksanakan integrasi sosial terhadap Masyarakat, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat di Distrik Napua, Desa Pelebaga, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Sabtu (3/7).

Dedy menyampaikan, maksud kegiatan tersebut sebagai upaya membangun dan memperkokoh Persatuan dan Kesatuan antara TNI dengan masyarakat. Menurutnya, integrasi sosial mempunyai peran penting bagi semua kalangan masyarakat.

BACA JUGA :

“Dengan adanya integrasi sosial yang baik, tujuan terbentuknya masyarakat harmonis akan mudah mencapai tujuan bersama,” katanya, Minggu (4/7).

Selain itu, melalui proses integrasi sosial segala bentuk keteraturan sosial mengenai hukum adat, budaya, dan sebagainya akan mudah dilakukan.

“Jadi, integrasi sosial dapat dipandang sebagai suatu elemen yang dapat mengurangi kemungkinan terjadinya konflik sosial pada masyarakat,” ujarnya.

Dedy menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan khusus untuk mewujudkan terpeliharanya komunikasi dan silaturahmi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh pemuda, sehingga dapat terjalin sinergitas dalam menciptakan kondisi yang tangguh di masa Pandemi Covid-19, juga menciptakan situasi dan kondisi masyarakat Wamena yang aman dan damai dalam memperingati Kemerdekaan RI yang ke-76 tahun 2021.

Dedy pun berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah hadir dalam kesempatan tersebut sekaligus memperkenalkan diri dan mengajak untuk tetap menjaga keamanan, keharmonisan dan kedamaian di wilayah Wamena.

Dalam kesempatan tersebut, Dansatgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy membagikan Alkitab, kaos, selimut dan permen kepada masyarakat, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat wilayah tersebut.

Ucapan terima kasih disampaikan oleh Kepala Desa Pelebaga Bapak Marius Asso  (55 th) yang memberikan Dansatgas busur dan anak panah yang mengandung makna bahwa Letkol Inf Dedy dianggap sebagai bagian keluarga laki-laki di keluarga Asso.

Pos terkait