Kemkomdigi Resmikan Kantor Baru Ditjen Infrastruktur Digital, Siap Pacu Layanan Publik

JurnalPatroliNewsJakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem digital nasional melalui percepatan layanan publik dan penguatan infrastruktur digital. Hal ini ditegaskan dalam momentum peresmian kantor baru Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital yang kini berlokasi di lantai 22 Gedung Danareksa, Jakarta Pusat.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, secara langsung meresmikan kantor tersebut pada Senin (28/7) dan meminta jajaran Ditjen Infrastruktur Digital untuk segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja baru serta fokus menyelesaikan berbagai target prioritas kementerian.

“Beban kerja Ditjen ini sangat besar, dan sekarang saatnya kita percepat langkah,” ujar Meutya dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Selasa (29/7).

Ia menekankan bahwa kepindahan kantor bukan sekadar perubahan lokasi, tetapi juga harus menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja serta kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat.

“Harus ada semangat baru, bahwa ruang kerja yang lebih nyaman ini akan berbanding lurus dengan pelayanan publik yang semakin baik,” tambahnya.

Langkah ini sekaligus bagian dari penataan ulang organisasi dan struktur Kemkomdigi setelah bergantinya nomenklatur kementerian. Dengan kantor yang lebih representatif dan modern, diharapkan semangat kerja pegawai meningkat dan berdampak langsung pada produktivitas.

Direktur Jenderal Infrastruktur Digital, Wayan Toni Supriyanto, menyampaikan bahwa pembukaan kantor baru ini merupakan simbol dari upaya reformasi birokrasi di Kemkomdigi, khususnya dalam mempercepat layanan digital yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Ini mencerminkan komitmen kami untuk menghadirkan birokrasi yang lebih efisien dan responsif di era digital,” ujarnya.

Desain kantor baru Ditjen Infrastruktur Digital dirancang dengan konsep terbuka. Ruang-ruang kerja yang minim sekat diharapkan mendorong terciptanya suasana kolaboratif dan komunikasi yang lebih cair antar pegawai.

Menurut Wayan, lingkungan kerja seperti ini tak hanya menunjang produktivitas, tetapi juga menjadi tempat lahirnya gagasan-gagasan segar dan inovasi digital yang strategis.