Mantan Polisi Atlanta terkait Kematian Brooks Bebas Dari Penjara

  • Whatsapp
Peringatan untuk Rayshard Brooks di Wendy's di mana ia ditembak dan tewas oleh polisi, di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat

JurnalPatroliNews – Atlanta – Mantan petugas kepolisian Atlanta yang dituntut atas kematian Rayshard
Brooks bulan lalu, yang menyulut protes anti rasisme yang berlangsung berhari-hari, telah
dibebaskan dari penjara dengan jaminan, sebagaimana dilaporkan stasiun televisi lokal WSB
dan sejumlah media lain.

Seorang hakim Georgia County menetapkan jaminan untuk Garrett Rolfe (27), Selasa, sebesar
500.000 dolar AS ( setara Rp 7 miliar) dan menambahkan sejumlah kondisi persyaratan,
termasuk Rolfe yang harus menggunakan monitor di pergelangan kaki dan mematuhi jam
malam.

Bacaan Lainnya

Rolfe meninggalkan penjara pada Rabu pagi, menurut laporan media.
Para perwakilan penjara, pihak kepolisian, Rolfe, dan keluarga Rayshard Brooks belum
memberikan respons atas permintaan untuk berkomentar.

Mantan aparat kepolisian berkulit putih itu dituntut dengan pembunuhan kejahatan dan 10
tuntutan lainnya dalam penembakan Brooks, seorang pria berkulit hitam berusia 27 tahun, di
lapangan parkir restoran Wendy’s di bagian selatan Atlanta.

Dalam persidangan pada Selasa, Hakim Pengadilan Tinggi County Fulton, Jane Barwick,
mengatakan dia akan mengizinkan Rolfe untuk dibebaskan dari penjara sembari menunggu
persidangan karena dia tidak meyakini bahwa mantan petugas itu berbahaya bagi komunitas
atau berisiko akan kabur.

Kematian Brooks pada 12 Juni lalu mempertebal ketegangan di penjuru Amerika Serikat terkait
kekerasan dan rasisme polisi yang disulut pembunuhan George Floyd dalam penahanan polisi
di Minneapolis pada 25 Mei lalu.

Video pengawasan dan video telepon genggam yang menunjukkan penembakan di Atlanta itu
disaksikan secara luas di media sosial dan memicu demo yang terkadang melibatkan
kekerasan dan pembakaran restoran cepat saji itu.

Pada pengadilan, Selasa, sebelum sang hakim memberikan keputusannya, istri yang
ditinggalkan Rayshard Brooks meminta pengadilan untuk menolak jaminan untuk bebas, dan
mengatakan dirinya tidak merasa aman dengan kebebasan mantan polisi tersebut.
“Saya menolak karena secara mental saya tidak mampu, saya tidak merasa aman dengan dia
berada di luar sana,” katanya.

Pengacara Rolfe mengatakan mereka berniat untuk memberikan bukti kuat yang menyatakan
bahwa dia benar secara hukum saat menggunakan kekuatan yang berujung mematikan, karena
dia bertindak membela diri. Rolfe dipecat dari kepolisian dan dipenjara di Gwinnett County.
(Reuters)

Pos terkait