Sikap Tegas Prabowo Dinilai Jawab Keresahan Publik


JurnalPatroliNews – JAKARTA — Sikap tegas Presiden Prabowo Subianto dalam merespons berbagai isu strategis dinilai mampu menjawab keresahan publik yang berkembang belakangan ini.

Penilaian tersebut disampaikan pengamat politik Adi Prayitno, menyusul pertemuan Presiden dengan sejumlah jurnalis dan pakar untuk membahas isu-isu terkini yang menjadi perhatian masyarakat.

Menurut Adi, dalam forum tersebut terdapat momen ketika Presiden terlihat kurang nyaman saat menanggapi persoalan sensitif. Namun, hal itu dinilai wajar mengingat isu yang dibahas menuntut kejelasan sikap pemerintah.

“Tentu karena isu yang dibahas sedang jadi sorotan publik dan butuh sikap tegas hitam putih pemerintah,” ujar Adi, Minggu (22/3/2026).

Salah satu isu yang mencuat adalah kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). Peristiwa tersebut memicu kemarahan publik yang mendesak pemerintah untuk mengusut tuntas pelaku hingga aktor intelektual di baliknya.

Adi menilai Presiden telah merespons secara tegas dengan memastikan proses hukum berjalan serta menyebut aksi tersebut sebagai bentuk terorisme.

Selain itu, isu keterlibatan Indonesia dalam kerja sama internasional seperti BOP juga menjadi perhatian. Dalam konteks situasi global yang memanas, terutama konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, sikap pemerintah dinilai perlu adaptif namun tetap tegas.

“Untungnya respons Presiden tegas, akan keluar dari BOP kalau sudah tidak sejalan dengan Indonesia,” jelasnya.

Tak hanya itu, Presiden juga menanggapi keluhan masyarakat terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan akan menindak pihak-pihak yang melakukan penyimpangan, sekaligus mengapresiasi langkah Badan Gizi Nasional yang telah menghentikan ratusan dapur MBG bermasalah.

Adi menilai, ketegasan Presiden dalam berbagai isu tersebut menjadi penting untuk menunjukkan komitmen pemerintah dalam menegakkan hukum, menjaga kepentingan nasional, serta merespons harapan masyarakat secara konkret.