JurnalPatroliNews – Jakarta – Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan menerima kunjungan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Australia, Letnan Jenderal Simon Stuart, di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta, Senin (8/9). Pertemuan berlangsung sekitar setengah jam dengan sejumlah agenda penting, salah satunya penguatan kerja sama pertahanan kedua negara.
Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang, Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan, menyampaikan bahwa diskusi mencakup evaluasi dan rencana pengembangan kerja sama militer yang sudah terjalin. “Pembahasan utama terkait kerja sama bilateral Indonesia–Australia yang sejauh ini berjalan baik, dan bagaimana meningkatkan kolaborasi tersebut,” ujar Frega dalam konferensi pers.
Kerja sama yang dimaksud meliputi pertukaran taruna, pengiriman instruktur, hingga pelatihan bersama antara TNI AD dan AD Australia. Ke depan, kedua belah pihak juga menjajaki penguatan bidang pendidikan militer. Salah satunya, peluang bagi perwira TNI untuk melanjutkan studi magister di Australia dengan fokus pada kajian strategis, isu keamanan, hingga studi terorisme.
“Program ini tidak hanya memberikan tambahan wawasan, tetapi juga mempererat hubungan personal antaranggota militer,” tambah Frega.
Selain itu, topik latihan gabungan juga menjadi agenda pembahasan, baik untuk satuan konvensional maupun operasi khusus. Namun, Frega menegaskan bahwa isu industri pertahanan tidak dibahas, karena ranah tersebut merupakan kewenangan setingkat menteri.
“Kalau sudah menyangkut industri pertahanan, itu dibicarakan di level Menteri Pertahanan. Jadi, dalam pertemuan kali ini memang tidak masuk agenda,” jelasnya.














