Menkop: Kadin Bisa Jadi Kakak Asuh bagi Kopdes Merah Putih di Seluruh Indonesia

Meski begitu, Menkop mengakui, masih banyak koperasi yang memiliki keterbatasan, khususnya dalam mengelola sebuah pertambangan. “Saya mengajak dan menyarankan agar Kadin bermitra dengan koperasi-koperasi yang nanti akan mempunyai izin tambang dan mineral,” kata Menkop.

Bagi Menkop, koperasi membutuhkan kerja sama, dukungan, dan bimbingan dari Kakak Asuh Kadin, agar dapat mengelola aneka bisnis dengan baik. “Karena, selama ini, justru di kantong-kantong minyak dan gas atau di titik-titik tambang mineral batubara, disitulah tempat-tempat kantong-kantong kemiskinan,” ucap Menkop.

Dengan anomali seperti itu, Menkop berharap koperasi yang anggotanya masyarakat setempat, lebih punya kemandirian sosial, hingga lebih mempunyai empati terhadap masalah sosial ekonomi, dan lain sebagainya.

“Makanya, kami akan mendukung penuh sekiranya Kadin bisa menempatkan posisi untuk bermitra dengan koperasi-koperasi yang ada. Sehingga, koperasi bisa mengejar ketertinggalannya dari BUMN dan swasta,” ujar Menkop.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie menegaskan bahwa keberadaan Kadin merupakan mitra strategis dari pemerintah di bidang ekonomi. “Kadin juga menaungi BUMN, koperasi, dan UMKM,” ucap Anindya.

Bahkan, lanjut Anindya, keberadaan Kopdes Merah Putih juga ada dalam misi dagang Kadin hingga ke luar negeri. “Bila ke luar negeri, misi kami itu hanya dua, yaitu dagang dan investasi,” kata Anindya.

Anindya menambahkan, di banyak daerah, pihaknya sudah menjalankan program Pasar Murah seperti minyak goreng, beras, dan sebagainya. “Makanya, Kadin menyambut baik rencana kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia,” kata Anindya.