Saham PIK2 Menguat, Transaksi Sentuh Rp405 Miliar

JurnalPatroliNews – Jakarta – Perdagangan saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 pada Senin, 6 Oktober 2025, ditutup positif di level Rp15.750, naik 5,18 persen dibandingkan sesi sebelumnya.

Sepanjang perdagangan, saham ini diperdagangkan di rentang harga Rp15.050 hingga Rp16.100 dengan total 25,97 juta lembar saham berpindah tangan dalam 21.626 transaksi, senilai Rp405,22 miliar.

Aksi beli tercatat kuat dari beberapa broker besar. Trimegah Sekuritas membukukan net buy Rp44,3 miliar, sedangkan KB Valbury Sekuritas mencatatkan net buy Rp26,6 miliar. Phintraco Sekuritas, dalam analisis intraday, menyebutkan bahwa target harga ketiga mereka di Rp16.000 telah tercapai, dan kini mereka menargetkan level berikutnya di kisaran Rp18.000–Rp19.000.

Di sisi lain, pengendali PANI, yakni PT Multi Artha Pratama (MAP) yang merupakan entitas Agung Sedayu Group dan Salim Group, melakukan aksi pelepasan saham melalui pasar negosiasi. MAP melepas 178,24 juta saham pada harga Rp14.075 per lembar, dengan nilai transaksi total sekitar Rp2,5 triliun. Transaksi besar ini dilakukan dua kali.

Menurut keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), tujuan aksi jual tersebut adalah untuk memperbesar porsi kepemilikan publik, sehingga likuiditas saham meningkat sekaligus membuka ruang bagi partisipasi investor asing maupun domestik. Sebelum transaksi, MAP menguasai 89,93 persen saham PANI atau 15,2 miliar lembar. Setelah aksi jual, porsi kepemilikan MAP turun menjadi 88,88 persen atau sekitar 15,02 miliar lembar saham.

Selanjutnya, PANI dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis, 9 Oktober 2025. Agenda rapat mencakup persetujuan rights issue serta penambahan kepemilikan di PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK).