Sempat Tertunda Abu Vulkanik, 27 Jamaah Umrah Akhirnya Terbang ke Tanah Suci

JurnalPatroliNews | Banten — Penantian 27 jamaah umrah dari sejumlah daerah akhirnya berujung pada keberangkatan menuju Tanah Suci. Rombongan yang berasal dari Madura, Bandung, serta Cilegon, Banten, bertolak melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis, 10 September 2026.

Keberangkatan tersebut menjadi bagian dari layanan perjalanan ibadah umrah PT Bantani Global Trip yang bekerja sama dengan PT Lantabur Jaya Wisata.

Dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, para jamaah dijadwalkan menuju Jeddah. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Makkah dan Madinah untuk menjalankan rangkaian ibadah umrah.

Rombongan dipimpin KH. Edi M. Al-Hikmah Al-Bantani, Pimpinan Yayasan Darul Hikmah Albantani, Cilegon, yang juga menjabat Direktur Utama PT Bantani Global Trip.

Sempat Tertahan Beberapa Hari

Perjalanan menuju Tanah Suci tersebut tidak langsung terlaksana sesuai jadwal awal. Rombongan semula direncanakan berangkat pada 7 September 2026.

Namun, keberangkatan harus ditunda karena adanya kendala penerbangan yang berkaitan dengan kondisi cuaca serta sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang terjadi beberapa hari sebelumnya.

Setelah situasi penerbangan memungkinkan, jadwal keberangkatan kemudian dapat direalisasikan pada Kamis, 10 September 2026.

KH. Edi M. Al-Hikmah Al-Bantani menyampaikan rasa syukurnya karena seluruh jamaah akhirnya dapat memulai perjalanan menuju Baitullah.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa berangkat. Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, keselamatan, kemudahan, serta kelancaran dalam perjalanan dan dalam melaksanakan seluruh rangkaian ibadah umrah,” ujar KH. Edi.

Ia juga menitipkan doa agar perjalanan para jamaah senantiasa berada dalam perlindungan Allah SWT, mulai dari keberangkatan hingga seluruh rangkaian ibadah selesai dilaksanakan.

“Semoga Allah SWT senantiasa menjaga setiap langkah perjalanan jamaah menuju Baitullah, memberikan kemudahan dalam menjalankan ibadah, serta melimpahkan keberkahan kepada seluruh jamaah,” tuturnya.

Menurut KH. Edi, kesehatan dan keselamatan jamaah menjadi hal penting selama menjalankan perjalanan ibadah. Karena itu, ia berharap seluruh rangkaian kegiatan di Tanah Suci dapat berlangsung dengan lancar dan khusyuk.

Ia juga berharap seluruh jamaah nantinya dapat kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat dan selamat.

“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah para jamaah dan memberikan umrah yang mabrur. Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin,” ungkapnya.

Masyarakat Bisa Konsultasi Program Umrah

Di sisi lain, PT Bantani Global Trip membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi mengenai program perjalanan ibadah umrah.

Layanan tersebut mencakup konsultasi mengenai program, jadwal keberangkatan, persiapan perjalanan, hingga proses pendaftaran.

Kantor PT Bantani Global Trip berlokasi di Jl. H. Agus Salim, Link Luwungsawo, RT 003/RW 007, Kebonsari, Citangkil, Kota Cilegon, Banten.

Informasi dan konsultasi juga dapat dilakukan melalui WhatsApp di nomor 0818-4712-41.

Keberangkatan 27 jamaah ini sekaligus menjadi bagian dari aktivitas pelayanan PT Bantani Global Trip bersama PT Lantabur Jaya Wisata dalam memfasilitasi masyarakat yang hendak melaksanakan ibadah umrah.

Bagi para jamaah, perjalanan kali ini bukan sekadar perpindahan dari Indonesia menuju Arab Saudi. Setelah sempat tertunda beberapa hari, keberangkatan tersebut menjadi momentum untuk memenuhi panggilan beribadah ke Tanah Suci.

Komentar