JurnalPatroliNews – Rajasthan – Sebuah tragedi terjadi di negara bagian Rajasthan, India barat, ketika atap sebuah sekolah roboh dan menewaskan sedikitnya empat anak serta melukai 17 lainnya pada Jumat (25 Juli 2025). Musibah ini terjadi usai kegiatan doa pagi ketika puluhan siswa masih berada di dalam ruangan.
Menurut keterangan salah satu aparat kepolisian yang enggan disebutkan namanya, bangunan sekolah tersebut memang sudah tergolong tua dan diyakini ambruk karena hujan lebat yang mengguyur kawasan itu.
“Ada sekitar 25 hingga 30 siswa di ruangan ketika atap mendadak runtuh,” ungkap Menteri Pendidikan Rajasthan, Madan Dilawar, dalam wawancara dengan AajTak yang dikutip oleh Reuters.
Rekaman video dari lokasi memperlihatkan kerumunan warga sekitar yang cemas dan anggota keluarga korban menangis histeris di tengah upaya penyelamatan. Pihak berwenang tampak menggunakan alat berat seperti derek untuk menyingkirkan puing-puing bangunan.
Media lokal melaporkan bahwa sejauh ini sudah 32 siswa berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Namun, proses pencarian masih terus berlangsung karena dikhawatirkan masih ada anak-anak yang terperangkap di bawah reruntuhan.
“Kami sudah mengarahkan otoritas terkait untuk memberikan penanganan medis terbaik bagi anak-anak yang terluka,” tulis Kepala Menteri Rajasthan, Bhajanlal Sharma, melalui akun X miliknya.
Petugas lainnya, Amit Kumar, menambahkan bahwa beberapa korban luka dalam kondisi sangat kritis, sebagaimana dikutip kantor berita PTI dan diberitakan oleh Economic Times.
Tragedi ini menyoroti kembali pentingnya pemeliharaan infrastruktur sekolah, terutama di wilayah yang rentan terhadap cuaca ekstrem.








